MANOKWARI, SURYA ARFAK – Kodim 1801/Manokwari bergerak membantu menangani kebakaran yang terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Manokwari, Jumat (21/8).
Kebakaran yang telah berlangsung selama beberapa minggu tersebut masih menimbulkan kepulan asap yang berdampak terhadap aktivitas dan kenyamanan masyarakat. Kondisi itu juga dikeluhkan sejumlah warga karena asap menyebabkan gangguan pernapasan.
Dalam upaya mempercepat penanganan, Kodim 1801/Manokwari mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran bantuan dari Kementerian Pertahanan untuk melakukan pemadaman di sejumlah titik yang masih mengeluarkan api dan asap.
Kegiatan pemadaman dilakukan melalui kolaborasi antara Kodim 1801/Manokwari dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Manokwari. Personel gabungan bersama-sama menyemprotkan air ke titik-titik api untuk mencegah kebakaran meluas sekaligus mengurangi kepulan asap yang menyelimuti kawasan sekitar TPA.
Langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi masyarakat, khususnya warga yang terdampak asap akibat kebakaran TPA. Selain melakukan pemadaman, personel juga terus memantau titik-titik yang masih berpotensi menimbulkan api kembali.
Dengan dukungan kendaraan pemadam kebakaran dari Kementerian Pertahanan, Kodim 1801/Manokwari berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam menangani berbagai persoalan yang berdampak langsung terhadap masyarakat.
Melalui sinergi dan kerja sama tersebut, diharapkan kebakaran di TPA Manokwari dapat segera ditangani secara menyeluruh sehingga dampak asap dapat diminimalkan dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman.
“TNI hadir dan bergerak bersama masyarakat, guna membantu mengatasi kesulitan serta menjaga keselamatan dan kenyamanan warga.” (SA01)








