MANOKWARI, SURYA ARFAK – DPRK Manokwari mengapresiasi pembangunan jalan Anggori-Petrus Kafiar yang dinilai menjadi bukti komitmen Bupati dan Wakil Bupati Manokwari dalam merealisasikan janji politik kepada masyarakat.
Wakil Ketua DPRK Manokwari, Johani Brian Makatita, mengatakan pembangunan jalan tersebut merupakan salah satu janji politik yang disampaikan Bupati dan Wakil Bupati saat kampanye pada 2024 lalu dan kini mulai direalisasikan.
“DPRK mengapresiasi sekali. Ini bagian dari komitmen Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati. Saat kampanye ada beberapa janji politik yang disampaikan, salah satunya terkait pembangunan jalan ini dan hari ini boleh direalisasikan,” ujar Johani usai mengikuti launching pembangunan jalan Anggori-Petrus Kafiar, Jumat (21/8).
Menurutnya, pembangunan akses tersebut akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam menunjang aktivitas sehari-hari.
“Ada akses jalan yang lebih dekat untuk aktivitas sehari-hari. Mama-mama dari bawah kalau mau berjualan ke pasar sudah ada akses jalan yang lebih dekat, kemudian anak-anak yang bersekolah juga bisa lebih dekat,” katanya.
Johani menyampaikan terima kasih dan menyambut baik pembangunan jalan tersebut karena dinilai dapat membuka akses yang lebih mudah bagi masyarakat.
Sementara itu, Anggota DPRK Manokwari dari Dapil II, Trisep Kambuaya, juga memberikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Manokwari atas kebijakan pembangunan jalan yang menjawab aspirasi masyarakat Amban Raya.
Menurut Trisep, pembangunan tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah daerah mendengar keluhan, aspirasi, dan usulan masyarakat yang sebelumnya disampaikan dalam janji politik pada 2024.
“Ini kebijakan yang luar biasa karena Bupati dan Wakil Bupati bisa mendengar keluhan, aspirasi, dan usulan masyarakat Amban Raya. Hari ini beliau menepati janji itu dengan membuka akses dari Anggori melalui Waterpom, Kampung Meyah Indah, sampai Kampung Petrus Kafiar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, ruas jalan tersebut nantinya menjadi salah satu akses utama yang menghubungkan masyarakat Amban dan Anggori menuju Kampung Meyah Indah, Aipiri, Petrus Kafiar, Bakaro, Arowi, dan sebaliknya menuju Amban.
“Akses ini akan mempercepat langkah dan tujuan seluruh masyarakat,” katanya.
Trisep menilai pembangunan jalan tersebut juga memiliki nilai strategis dari sisi ekonomi karena kawasan sepanjang ruas Anggori-Meyah Indah merupakan salah satu wilayah pertanian yang potensial di dalam Kota Manokwari.
Warga Amban, Anggori, dan sekitarnya memiliki lahan perkebunan di sepanjang ruas jalan tersebut. Dengan dibukanya akses jalan, masyarakat akan lebih mudah mengangkut hasil pertanian untuk dipasarkan ke pasar.
“Wilayah ini menjadi lumbung utama pertanian dalam kota Manokwari. Ketika akses jalan ini dibuka, masyarakat Amban dan Anggori akan lebih mudah mengambil hasil pertanian dan memasarkannya ke pasar. Aksesnya menjadi lebih cepat,” jelasnya.
Menurut Trisep, terbukanya akses tersebut juga berpotensi meningkatkan nilai ekonomi bagi masyarakat pemilik hak ulayat di sepanjang kawasan Anggori-Meyah Indah.
“Nilai ekonominya sangat tinggi bagi masyarakat hak ulayat sepanjang Anggori-Meyah Indah. Puji Tuhan hari ini Pak Bupati sudah melakukan launching,” katanya.
Trisep turut menyampaikan terima kasih kepada Kepala Dinas PUPR dan Perhubungan serta seluruh pihak yang telah terlibat dalam mendukung pembangunan jalan tersebut.
Ia juga mengapresiasi dukungan para ketua RT dan masyarakat Anggori serta Petrus Kafiar, termasuk Lurah Amban, yang dinilai terus mendukung sinergi antara DPRK Manokwari dan Pemkab Manokwari. (SA01)








