Pemkab Manokwari Lakukan Sosialisasi dan Mendata Warga Terdampak Kebakaran Borobudur

Manokwari, SURYA ARFAK – Pemkab Manokwari melalui Dinas Sosial dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Manokwari melakukan sosialisasi dan mendata warga terdampak kebakaran di kawasan Borobudur, Manokwari, Selasa (15/4/2025).

Kegiatan ini bertujuan memperoleh data yang valid, sehingga penanganan terhadap korban dapat dilakukan secara tepat sasaran.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Manokwari, Ferdy M. Lalenoh, S.STP, menjelaskan bahwa pendataan itu sangat penting agar warga terdampak dapat diberikan santunan dan bantuan sesuai kebutuhan.

“Kami akan turun mendata langsung di lapangan. Data inilah yang nantinya menjadi dasar untuk pemberian santunan dan rencana penyediaan hunian sementara bagi warga yang kehilangan tempat tinggal. Ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam mendukung penuh program 100 hari kerja pertama Bupati Manokwari, dan kami siap melaksanakannya,” tegas Lalenoh.

Menurutnya, pendataan diprioritaskan khusus bagi warga terdampak yang rumahnya tepat berada di area pembangunan. Hal ini dilakukan guna memudahkan akses masuk alat berat serta peralatan pendukung lainnya dalam rangka percepatan proses pembangunan pascakebakaran.

Dinas PUPR Kabupaten Manokwari turut terlibat dalam proses ini dengan melakukan asesmen kerusakan terhadap infrastruktur dan rumah warga.

Kepala Dinas PUPR yang diwakili oleh Kepala Bidang Perumahan, Risard Kiriweno, S.P., menyampaikan bahwa asesmen lapangan difokuskan pada kerusakan fisik bangunan serta aksesibilitas lokasi.

“Kami berkomitmen untuk menyusun perencanaan pembangunan berdasarkan kondisi nyata di lapangan. Data dari asesmen ini akan menjadi acuan teknis bagi langkah pemulihan dan pembangunan kembali,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, jajaran pemerintah daerah juga didampingi oleh Lurah Padarni, Distrik Manokwari, Paul Rumbruren, S.STP, yang menyatakan dukungannya terhadap langkah cepat pemerintah daerah:

“Sebagai penanggung jawab di wilayah kelurahan, kami siap mendampingi proses pendataan dan pembangunan. Kami juga mengimbau warga agar kooperatif serta menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. Kami percaya bahwa langkah ini merupakan bagian dari implementasi visi besar Bapak Bupati Hermus Indou dalam 100 hari kerja pertama yang responsif terhadap kebutuhan rakyat,” kata Rumbruren.

Langkah cepat ini merupakan bagian dari komitmen Bupati Manokwari, Hermus Indou, yang menempatkan keselamatan dan pemulihan warga sebagai prioritas utama.

Kegiatan tersebut juga merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Hermus Indou, pada saat peluncuran Program 100 Hari Kerja, di mana penanganan warga terdampak bencana masuk dalam agenda percepatan pembangunan daerah.

Pemerintah daerah bertekad agar penanganan terhadap warga terdampak berjalan cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran. Sosialisasi kepada warga juga dilakukan untuk menjelaskan tahapan proses bantuan, termasuk verifikasi data dan rencana penyaluran bantuan dari pemerintah daerah.

Beberapa warga yang ditemui di lokasi menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan respons cepat dari Pemerintah Kabupaten Manokwari, khususnya kepada Bupati Hermus Indou, yang telah menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat. Mereka berharap agar proses pembangunan berjalan lancar dan kehidupan warga bisa segera pulih seperti sediakala.

Pemerintah Kabupaten Manokwari yang diwakili oleh Dinas Sosial menyampaikan harapan kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga terdampak, agar dapat memberikan dukungan penuh selama proses pembangunan berlangsung, sehingga pelaksanaan di lapangan dapat berjalan tepat waktu dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. (SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *