MANOKWARI, SURYA ARFAK – Pemerintah Kabupaten Manokwari menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah dan Otonomi Khusus (Musrenbang RKPD dan Otsus), Rabu (6/5/2026), sebagai forum strategis untuk menyinkronkan dan menyepakati program serta kegiatan prioritas pembangunan tahun 2027.
Bupati Manokwari, Hermus Indou, dalam sambutan yang dibacakan Wakil Bupati, Mugiyono, menegaskan bahwa arah pembangunan daerah mengacu pada RPJMD Kabupaten Manokwari 2021–2026, dengan fokus utama tahun 2027 pada penguatan infrastruktur dan konektivitas wilayah.
“Sebagai ibu kota Provinsi Papua Barat, Manokwari harus siap menjadi daerah yang lebih maju dan representatif,” ujarnya.
Ia menjelaskan, terdapat sejumlah prioritas pembangunan yang menjadi fokus pembahasan dalam Musrenbang tersebut. Pertama, pembangunan infrastruktur strategis perkotaan guna mendukung peran Manokwari sebagai ibu kota provinsi dan kota peradaban di Tanah Papua.
Kedua, pembangunan dan revitalisasi infrastruktur dasar perumahan serta permukiman. Ketiga, penataan kawasan kumuh di wilayah strategis melalui skema transmigrasi lokal terintegrasi.
Keempat, peningkatan konektivitas antarwilayah melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD). Kelima, peningkatan akses pendidikan dan layanan kesehatan melalui program pendidikan gratis yang telah berjalan, serta rencana pelayanan kesehatan gratis.
“Keenam, peningkatan ketahanan pangan melalui program cetak sawah baru seluas lebih dari 1.000 hektare yang telah disetujui Kementerian Pertanian,” lanjutnya.

Prioritas berikutnya adalah peningkatan sarana distribusi ekonomi masyarakat melalui pembangunan Pasar Sanggeng, Pasar Wosi, serta Sentra UMKM Terpadu. Selain itu, peningkatan pelayanan publik juga dilakukan melalui pengembangan Bandar Udara Rendani dan pembangunan mal pelayanan publik.
Ia berharap seluruh prioritas tersebut menjadi fokus pembahasan dalam forum Musrenbang agar dapat dituangkan dalam dokumen RKPD Tahun Anggaran 2027.
Sementara itu, Plt Kepala Bappeda Kabupaten Manokwari, Rishard Alfons, menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan forum lintas sektor untuk mempertajam sasaran pembangunan daerah.
“Musrenbang ini juga menjadi media konsultasi publik bagi seluruh pemangku kepentingan untuk menetapkan program, kegiatan, serta rekomendasi kebijakan dalam penyusunan RKPD 2027,” jelasnya.
Ia menambahkan, tujuan pelaksanaan Musrenbang adalah mewujudkan koordinasi, sinkronisasi, dan klarifikasi terhadap berbagai usulan program agar selaras dengan prioritas pembangunan daerah, serta menghasilkan kesepakatan program pembangunan yang terarah dan terukur.
Melalui forum ini, diharapkan perencanaan pembangunan Kabupaten Manokwari tahun 2027 dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan menjawab kebutuhan masyarakat. (SA01)








