MANOKWARI, SURYA ARFAK – Pemerintah Kabupaten Manokwari menegaskan pentingnya efisiensi anggaran di tengah keterbatasan kemampuan fiskal daerah. Seluruh perangkat daerah diingatkan untuk tidak menyusun program dan kegiatan yang mubazir atau berpotensi menghamburkan anggaran.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati Manokwari, Hermus Indou, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Bupati, Mugiyono, pada Musrenbang RKPD dan Otsus Kabupaten Manokwari tahun 2027, Rabu (6/5/2026).
Dalam sambutannya, disampaikan bahwa kondisi keuangan daerah saat ini tengah menghadapi tekanan, terutama akibat penurunan dana transfer ke daerah (TKDD). Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dinilai belum mampu secara signifikan meningkatkan kapasitas fiskal.
“Kondisi ini mengharuskan kita lebih serius dan bijak dalam merencanakan serta melaksanakan pembangunan di tengah keterbatasan keuangan daerah,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.
Dengan kebutuhan pembangunan yang terus meningkat, seluruh pimpinan perangkat daerah diminta untuk benar-benar fokus dan sungguh-sungguh dalam menjalankan agenda pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
“Mengingat kemampuan fiskal yang terbatas, saya minta penggunaan anggaran dimaksimalkan untuk sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat. Saya tidak menolerir adanya program dan kegiatan yang bersifat menghamburkan dana atau mubazir,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa setiap program harus direncanakan secara matang melalui kajian komprehensif serta dilaksanakan secara transparan, aspiratif, dan akuntabel.
Selain itu, kepala distrik, lurah, dan seluruh pemangku kepentingan diminta turut mengawal pelaksanaan pembangunan di wilayah masing-masing.
“Apabila ditemukan permasalahan di lapangan, segera berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait agar dapat ditangani dengan baik,” pesannya.
Melalui penegasan ini, Pemkab Manokwari berharap pelaksanaan pembangunan tahun 2027 dapat lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. (SA01)








