Pemkab Manokwari Gulirkan BLT Khusus bagi Lansia dan Disabilitas Pekan Depan

MANOKWARI, SURYA ARFAK – Pemerintah Kabupaten Manokwari di bawah kepemimpinan Bupati Hermus Indou, dan Wakil Bupati Mugiyono, melalui Dinas Sosial Kabupaten Manokwari, akan mulai menggulirkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) khusus bagi lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas pada pekan depan.

Program yang sebelumnya telah dilaunching oleh Bupati Hermus Indou ini merupakan langkah nyata dalam mempercepat pengentasan kemiskinan, memperkuat jaminan sosial, serta mendorong kesejahteraan masyarakat secara merata dan berkeadilan.

Kebijakan tersebut merupakan bagian penting dari implementasi visi pembangunan kabupaten Manokwari, yaitu “Manokwari yang berperadaban, mandiri, dan sejahtera dalam bingkai Otonomi Khusus dan Negara Kesatuan Republik Indonesia”.

Lebih dari itu, pengguliran bantuan ini juga merupakan wujud komitmen dan realisasi dari rangkaian program 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Manokwari, sebagai bukti nyata bahwa pemerintah hadir sejak awal masa kepemimpinan untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat.

Bupati Hermus Indou menegaskan bahwa setiap program pembangunan harus berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama kelompok yang paling membutuhkan perhatian.

“Kami pemerintah daerah kabupaten Manokwari tidak hanya membangun infrastruktur, tapi juga membangun rasa keadilan dan kemanusiaan. Lansia dan penyandang disabilitas adalah bagian dari tanggung jawab kita semua. Bantuan ini adalah bentuk kehadiran pemerintah yang solutif, adil, dan menyentuh langsung lapisan masyarakat yang membutuhkan,” ujar Bupati Hermus Indou.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Manokwari, Ferdy M. Lalenoh, S.STP, mengatakan bahwa sebelum bantuan disalurkan, Dinas Sosial Kabupaten Manokwari telah melakukan asesmen dan verifikasi data kelayakan secara menyeluruh. Proses ini untuk memastikan bahwa setiap penerima benar-benar memenuhi kriteria dan berada dalam kondisi rentan secara ekonomi dan sosial.

Penyaluran nantinya akan dilakukan secara non-tunai melalui Bank Papua, dengan nilai bantuan sebesar Rp1.000.000 per penerima. Program ini juga telah mencakup seluruh distrik yang ada di kabupaten Manokwari, sebagai bentuk pemerataan dan keterwakilan wilayah dalam program sosial pemerintah daerah.

Program ini, lanjut Ferdy Lalenoh, lahir dari arahan kebijakan strategis Bupati Manokwari yang sejak awal menekankan pentingnya penguatan perlindungan sosial.

“Apa yang kami laksanakan ini adalah bagian dari penjabaran visi dan misi pembangunan Bupati Manokwari. Termasuk sebagai langkah awal yang konkret dalam program 100 hari kerja beliau bersama wakil bupati. Prinsipnya adalah kerja cepat, terukur, dan menyentuh langsung masyarakat,” ungkapnya.

Penyaluran melalui Bank Papua, kata Ferdy Lalenoh, untuk memastikan bahwa bantuan ini disalurkan dengan transparan, tepat sasaran, dan mampu menjawab kebutuhan riil para penerima di seluruh distrik.

Pemerintah Kabupaten Manokwari di masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Manokwari Hermus indou dan Mugiyono terus menunjukkan konsistensi dan keberpihakan terhadap masyarakat rentan. Melalui kebijakan afirmatif seperti ini, visi besar untuk menjadikan Manokwari sebagai daerah yang inklusif, berperadaban, mandiri, dan sejahtera kian mendekati kenyataan. (SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *