MANOKWARI, SURYA ARFAK – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Manokwari menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) VI, Kamis (11/6). Forum tersebut menjadi momentum penting bagi partai untuk melakukan evaluasi program, memperkuat konsolidasi organisasi, serta menyusun langkah strategis menghadapi tantangan politik ke depan.
Muscab yang bertujuan memilih dan menetapkan pengurus harian masa bakti 2026–2031 itu dibuka oleh Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono.
Dalam sambutannya, Mugiyono mengatakan bahwa Muscab bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi juga momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan, meneguhkan komitmen perjuangan, dan mempererat hubungan antara partai politik dengan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.
“Muscab memiliki arti yang sangat strategis karena menjadi wahana bagi partai untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program, menata kembali langkah organisasi, serta menghadapi tantangan ke depan,” katanya.
Menurut Mugiyono, forum musyawarah merupakan cerminan kedewasaan berdemokrasi karena setiap keputusan diambil melalui proses yang menjunjung tinggi keterbukaan, kebijaksanaan, dan tanggung jawab bersama demi kemajuan organisasi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PPP atas kontribusinya dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Manokwari, baik melalui partisipasi politik yang konstruktif maupun perhatian terhadap kebutuhan masyarakat.
“Peran aktif kader PPP dalam mendorong program-program pemerintah, menyuarakan aspirasi rakyat, serta terlibat dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan patut kita hargai sebagai bagian dari pengabdian kepada daerah,” ujarnya.
Mugiyono berharap Muscab VI PPP dapat berjalan sukses, menghasilkan keputusan yang arif, serta memperkuat konsolidasi organisasi demi masa depan partai dan daerah yang lebih baik.
Sementara itu, Sekretaris DPW PPP Papua Barat, H. Asri, mengapresiasi capaian DPC PPP Manokwari yang berhasil mengantarkan dua kadernya menjadi anggota DPRK Manokwari pada Pemilu Legislatif lalu.
Menurutnya, keberhasilan tersebut harus menjadi motivasi bagi seluruh kader untuk bekerja lebih keras dalam memperkuat basis dukungan partai di tengah masyarakat.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan di internal partai. Setiap persoalan yang muncul, kata dia, harus diselesaikan melalui tabayun dan komunikasi yang baik, bukan dengan perdebatan yang tidak produktif. “Apapun yang ingin kita capai, kita harus bersatu, tidak boleh ada perpecahan,” tegasnya.
Asri berharap kepemimpinan yang terpilih melalui Muscab VI mampu membawa perubahan yang lebih baik dan meningkatkan capaian politik PPP di masa mendatang. “Kalau sebelumnya kita melahirkan dua anggota dewan, maka ke depan harus lebih daripada itu,” katanya.
Ketua DPC PPP Kabupaten Manokwari, Abu Rumkel, mengatakan Muscab merupakan momentum penting untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, dan menyusun langkah-langkah strategis guna memperkuat peran dan eksistensi PPP di Kabupaten Manokwari.
Menurutnya, tema Muscab VI, “Merawat Persatuan dengan Pembangunan”, menjadi pengingat bahwa persatuan merupakan kekuatan utama dalam membangun partai dan mengabdi kepada masyarakat.
Karena itu, ia mengajak seluruh kader dan simpatisan PPP untuk terus menjaga kekompakan, mempererat persaudaraan, serta bekerja sama membesarkan partai hingga ke tingkat akar rumput.
Abu juga mendorong seluruh keluarga besar PPP untuk terus membangun kolaborasi yang baik dengan Pemerintah Kabupaten Manokwari dalam mendukung program-program pembangunan yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Semoga Muscab VI ini menghasilkan keputusan terbaik, memperkuat organisasi, dan melahirkan kepemimpinan yang mampu membawa PPP semakin maju dan dicintai rakyat,” ujarnya.
Muscab VI DPC PPP Kabupaten Manokwari dijadwalkan memilih dan menetapkan kepengurusan baru masa bakti 2026–2031 yang akan menjalankan berbagai program strategis guna meningkatkan peran dan fungsi PPP di Kabupaten Manokwari. (SA01)








