MANOKWARI, SURYA ARFAK – Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Manokwari, Samoel Aronggear, bertemu Direktur Toponimi dan Batas Daerah Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Rabu (21/5/2025).
Dalam pertemuan di ruang kerja Direktur Toponimi dan Batas Daerah itu, Direktur Toponimi dan Batas Daerah menyerahkan secara langsung Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor
300.2.2-2138 Tahun 2025 tentang Pemberian dan Pemutakhiran Kode, Data Wilayah Administrasi Pemerintahan dan Pulau, kepada Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Manokwari.
Dengan penyerahan itu, maka lima distrik baru di kabupaten Manokwari resmi mengantongi kode wilayah.
“Puji Tuhan, lima distrik baru telah memiliki kode wilayah,” kata Aronggear.
Adapun lima distrik itu yakni distrik Aimasi, Mokwam, Masni Utara, Wasirawi, dan Moruj Mega.
Distrik Aimasi terdiri dari 10 kampung yakni Kerenu, Wasegi Indah, Udapi Hilir, Waseki Pop, Uhyehebrig, Kali Amin, Bogor, Aimasi, Lismaungu, dan kampung Bedip Matoa.
Distrik Mokwam terdiri dari kampung Duweibey, Mingre, Figoud, Kwau, Mokwam, Syou, Amber, Aserbey, Minoqbei, Bahamyenti, Kipuwau, dan kampung Aiwow.
Distrik Masni Utara terdiri dari kampung Sibuni, Kali Merah, Prafi Barat, Macuan, Meiforga, Muara Prafi, Makwan, Urey, Mantedi, dan kampung Aska.
Distrik Wasirawi terdiri dari kampung Moubja, Meyof II, Membowi, Ririnfos, Wariori Indah, Merejemeg, Wamfoura, Meyeruk, Aurmios, dan kampung Muara Wariori.
Sedangkan distrik Moruj Mega terdiri dari kampung Mubraidiba, Mandopi, Mubri, Teluk Mubri, Meyes, Inya, Warbefor, Yonggam, Singgimeba, dan kampung Inyei. (SA01)








