MANOKWARI, SURYA ARFAK – SMA Negeri 2 Manokwari genap berusia 38 tahun pada Sabtu (8/8). Peringatan hari ulang tahun tersebut menjadi momentum untuk bersyukur, menghormati sejarah, melakukan refleksi dan evaluasi, mempererat silaturahmi, serta memperkuat komitmen bersama dalam melanjutkan pembangunan sekolah.
Bupati Manokwari, Hermus Indou, mengatakan HUT SMA Negeri 2 Manokwari menjadi momentum untuk bersyukur kepada Tuhan karena melalui pemerintah daerah, founding fathers, dan para pendahulu, sekolah tersebut dapat berdiri dan memberikan kontribusi bagi masyarakat Manokwari.
“SMA Negeri 2 adalah aset dan berkat bagi Manokwari. Karena itu, rawat dan jaga sekolah untuk membangun harkat dan martabat kita semua,” kata Hermus.
Menurutnya, peringatan HUT juga menjadi momentum untuk menghormati sejarah karena para pendahulu telah meletakkan dasar dan mendirikan sekolah yang memberikan kesempatan pendidikan bagi masyarakat Manokwari. SMA Negeri 2 merupakan legasi yang harus dijaga dan dipelihara sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu.
HUT ke-38 juga menjadi momentum refleksi dan evaluasi terhadap berbagai capaian sekolah. Hermus mengatakan prestasi yang telah diraih harus dipertahankan dan ditingkatkan, sementara berbagai persoalan dan pekerjaan rumah yang masih ada perlu diidentifikasi serta diselesaikan melalui perencanaan yang baik.
Selain itu, HUT SMA Negeri 2 Manokwari menjadi momentum mempererat silaturahmi. Alumni SMA Negeri 2 telah tersebar di berbagai daerah dan bidang profesi, termasuk mengabdi di lingkungan Pemkab Manokwari. Karena itu, momentum ulang tahun diharapkan dapat menyatukan tekad dan langkah untuk melanjutkan pembangunan sekolah dan daerah.
Hermus juga mengatakan HUT sekolah menjadi momentum untuk menyatakan komitmen pengabdian. Kepala sekolah diharapkan memimpin dengan baik dan para guru terus memberikan ilmu serta kemampuan terbaik kepada siswa agar mereka menjadi generasi hebat di masa depan.
“Kalau ada ilmu dan kemampuan, duplikasikan dan berikan kepada anak-anak agar mereka menjadi hebat di masa depan,” ujarnya.
Sebagai kepala daerah, Hermus menyatakan komitmen Pemkab Manokwari untuk mempertahankan prestasi yang telah diraih SMA Negeri 2. Jika terdapat kekurangan, pihak sekolah diminta menyampaikannya kepada Dinas Pendidikan agar dapat diselesaikan secara berjenjang.
“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Manokwari, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada kepala sekolah, guru-guru, komite sekolah, dan alumni yang berkontribusi melanjutkan pembangunan di SMA Negeri 2 dan Kabupaten Manokwari,” katanya.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Manokwari, Baik Bangun, mengatakan sekolah tersebut pada usia ke-38 tahun telah memperoleh akreditasi A Unggul dari Badan Akreditasi Nasional. Predikat tersebut menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab bagi sekolah untuk terus menjaga kualitas pendidikan.
“Ini menjadi beban sekaligus tanggung jawab pihak sekolah untuk menjaga akreditasi ini. Minimal kita menjaganya agar menjadi modal bagi para siswa yang lulus nanti untuk bisa masuk ke berbagai perguruan tinggi yang baik di dalam dan luar negeri,” ujarnya.
Baik Bangun berharap dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan alumni, terus diberikan untuk pengembangan SMA Negeri 2 Manokwari. Ia juga mengapresiasi alumni yang tersebar di berbagai profesi dan telah berkontribusi bagi pembangunan sekolah, Kabupaten Manokwari, dan Provinsi Papua Barat.
Ia berharap SMA Negeri 2 Manokwari terus melahirkan generasi unggul yang mampu berpartisipasi dan memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah. Kepada guru, ia mengajak terus memberikan yang terbaik, sementara para siswa diminta tetap semangat belajar untuk meraih prestasi dan kesuksesan di masa depan. (SA01)








