MANOKWARI, SURYA ARFAK – Bupati Manokwari, Hermus Indou, mengaku baru menerima informasi terkait peristiwa warga yang diduga terseret banjir di Kali Wariori, Distrik Masni. Menindaklanjuti hal itu, pemerintah daerah akan segera menurunkan tim untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan.
“Kita akan tugaskan staf melihat langsung kondisi masyarakat di sana, mendata, dan mencari informasi yang tepat, sehingga bisa dipublikasikan secara benar kepada masyarakat,” ujarnya, Senin (4/5).
Hermus menyebut, karena informasi baru diterima, pihaknya belum dapat memastikan secara pasti penyebab terjadinya banjir bandang tersebut. Namun demikian, ia menegaskan perlunya verifikasi langsung di lokasi kejadian.
“Yang jelas banjir bandang, tapi kejadiannya seperti apa kita harus turun ke lapangan untuk melakukan identifikasi,” katanya.
Terkait dugaan adanya aktivitas penambangan di wilayah Wasirawi yang disebut-sebut berpotensi menjadi pemicu banjir hingga menyeret korban, Pemerintah Kabupaten Manokwari juga akan melakukan penelusuran lebih lanjut.
“Kita belum tahu, nanti kita cek lagi ke lapangan,” tegasnya.
Pemkab Manokwari memastikan akan mengumpulkan data yang akurat sebelum menyampaikan informasi resmi kepada publik terkait penyebab maupun dampak dari peristiwa tersebut. (SA01)








