MANOKWARI, SURYA ARFAK – Bupati Manokwari, Hermus Indou, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) bekerja lebih keras dan meninggalkan pola kerja yang lamban guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Manokwari.
Hermus menegaskan, tahun ini menjadi momentum penting untuk membuktikan komitmen kerja melalui iman, kerja keras, dan tanggung jawab bersama.
“Saya percaya tahun ini kita deklarasi dalam iman, PAD kita akan meningkat. Mulai hari Senin kita bekerja ekstra, tidak lagi seperti orang yang tidur lalu bangun kesiangan dan bingung mau berbuat apa,” tegas Hermus, Jumat (9/1/2026).
Ia mengungkapkan, tantangan besar yang dihadapi pemerintah daerah saat ini adalah jumlah tenaga honorer yang cukup besar, sementara pada tahun anggaran 2026 tidak tersedia alokasi dana untuk menggaji mereka.
“Mereka manusia sama seperti kita. Mereka juga punya perut, punya keluarga. Kalau kita butuh makan, mereka juga butuh makan. Jangan biarkan air mata mereka mengalir,” ujar Hermus dengan nada haru.
Menurutnya, memutuskan hubungan kerja secara massal bukanlah solusi, khususnya bagi tenaga honorer yang menjalankan pelayanan dasar seperti petugas kebersihan dan pengelola sampah.
“Kita tidak mungkin memutuskan hubungan kerja dengan cleaning service dan petugas sampah yang setiap hari membersihkan kota ini,” katanya.
Hermus mengajak Wakil Bupati, Sekda, serta seluruh pimpinan perangkat daerah untuk menjadikan persoalan honorer sebagai tanggung jawab moral dan kemanusiaan bersama.
“Mari kita cari solusi bersama. Kita manusia, mereka juga manusia. Mari kita lakukan yang terbaik,” imbuhnya.
Ia menambahkan, meski APBD Manokwari mengalami pemangkasan dari APBN, peningkatan PAD harus menjadi fokus utama demi menjaga keberlangsungan pelayanan dan kesejahteraan tenaga honorer.
“Yang paling penting adalah damai dan sukacita lahir dari hati mereka. Ketika mereka menerima upah, doa mereka naik ke hadapan Tuhan, dan saya percaya Pemkab Manokwari akan mengalami kelimpahan berkat,” tutup Hermus. (SA01)








