Manokwari, SURYA ARFAK – Gereja Bethel Indonesia (GBI) Alfa Omega Manokwari menggelar seminar kebangsaan dan bimbingan teknis (Bimtek) pelayanan pastoral kependetaan, 21-22 April 2025.
Kegiatan tersebut diharapkan melahirkan rekomendasi konkret untuk penguatan peran gereja dalam pembangunan di tanah Papua, khususnya di kabupaten Manokwari.
Bupati Manokwari, Hermus Indou, melalui Kepala Dinas Sosial Kabupaten Manokwari, Ferdy M. Lalenoh, S.STP, mengemukakan bahwa gereja bukan hanya sebagai rumah ibadah, tetapi juga sebagai agen perubahan yang turut membangun karakter bangsa, memupuk toleransi, dan mendorong pembangunan manusia seutuhnya.
Menurut Bupati, seminar itu menjadi sangat relevan, terutama dalam memperkuat wawasan kebangsaan. Di tengah tantangan global, gereja harus menjadi garda terdepan dalam mempromosikan perdamaian, persatuan, dan cinta tanah air.
Selain itu, untuk peningkatan kapasitas pelayanan pastoral. Bimtek tersebut diharapkan memberikan pemahaman mendalam tentang pendampingan rohani yang adaptif terhadap dinamika masyarakat.
“Kegiatan ini juga sebagai wujud sinergi dengan pemerintah. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga keagamaan, seperti GBI, sangat penting dalam program sosial, pendidikan, dan penguatan moral bangsa,” ungkapnya.
Menurut Bupati, Pemkab Manokwari berkomitmen untuk terus mendukung setiap kegiatan yang membangun harmoni sosial dan spiritual.
“Kami mengapresiasi GBI yang terus aktif berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat melalui program diakonia dan pelayanan karitatif, pendidikan karakter bagi generasi muda, serta pelestarian nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan beragama,” ujarnya.
Bupati pun berharap, melalui seminar itu akan lahir rekomendasi konkret untuk penguatan peran gereja dalam pembangunan di tanah Papua, khususnya di kabupaten Manokwari.
Bupati menambahkan bahwa Pemkab Manokwari senantiasa membuka ruang kolaborasi dengan semua elemen masyarakat, termasuk Gereja Bethel Indonesia, untuk bersama-sama meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program yang berkeadilan.
Selain itu, untuk menjaga kerukunan antar-umat beragama dan menangkal radikalisme serta membangun generasi muda yang berkarakter, cerdas, dan berintegritas.
“Saya ingin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia penyelenggara yang telah mempersiapkan acara ini dengan baik. Semoga seminar dan Bimtek ini menghasilkan rekomendasi dan aksi nyata yang bermanfaat bagi gereja dan masyarakat Manokwari,” tukasnya.
Pada kesempatan itu, Pemkab Manokwari melalui Kepala Dinas Sosial Kabupaten Manokwari, Ferdy M. Lalenoh, memberikan bantuan dana untuk mendukung kegiatan tersebut. (SA01)








