MANOKWARI, SURYA ARFAK – Pada tahun 2026, sebanyak 45 satuan pendidikan atau sekolah di Kabupaten Manokwari menerima manfaat Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang dilaksanakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Total anggaran yang dialokasikan untuk program tersebut mencapai lebih dari Rp36 miliar lebih.
Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Papua Barat, Yustus Awoitauw, mengatakan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan telah dilaksanakan Kemendikdasmen selama dua tahun terakhir. Program tersebut mencakup perbaikan sejumlah fasilitas sekolah hingga pembangunan satuan pendidikan baru.
“Untuk Kabupaten Manokwari ada 45 sekolah penerima manfaat dengan anggaran yang dialokasikan mencapai Rp36 miliar,” ungkap Yustus pada Gelar Griya Sekolah Penerima Revitalisasi di SD Inpres 42 Taman Ria Manokwari, Kamis (22/10).
Ia menjelaskan, progres pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di Kabupaten Manokwari pada 2026 telah mencapai 65 persen. Pekerjaan yang dilakukan tidak hanya menyasar ruang kelas, tetapi juga sejumlah fasilitas pendukung seperti ruang UKS dan toilet.
Menurut Yustus, pembangunan dan perbaikan sarana prasarana tersebut diharapkan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan nyaman bagi warga sekolah dalam menjalankan proses belajar mengajar.
Karena itu, ia meminta seluruh sekolah penerima manfaat memanfaatkan sarana dan prasarana yang telah dibangun dengan baik. Fasilitas yang dibangun melalui anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pendidikan di masing-masing sekolah.
“Harapan kami mewakili Kementerian Pendidikan agar sarana prasarana yang dibangun melalui APBN itu dapat dimanfaatkan di masing-masing sekolah, sehingga anak-anak yang tadinya mungkin ruang sekolahnya tidak layak bisa sekolah dengan nyaman dan aman,” katanya. (SA01)








