MANOKWARI, SURYA ARFAK – Pemerintah Kabupaten Manokwari menegaskan komitmennya mendukung program Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang religius, berakhlak, dan berkarakter.
Komitmen tersebut disampaikan Wakil Bupati Manokwari, H. Mugiyono, saat menghadiri rapat evaluasi keikutsertaan Kabupaten Manokwari pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Papua Barat di Kabupaten Kaimana, Rabu (15/7).
Pada MTQ tersebut, Kabupaten Manokwari berhasil meraih peringkat III umum.
Menurut Mugiyono, keberadaan LPTQ memiliki peran strategis dalam membina qari dan qariah, hafiz dan hafizah, serta generasi muda agar semakin mencintai, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Quran.
“Pemkab Manokwari mendukung penuh program LPTQ dalam rangka pengembangan sumber daya manusia yang religius dan berakhlak,” ujarnya.
Rapat evaluasi tersebut juga dirangkaikan dengan pembentukan kepengurusan LPTQ Kabupaten Manokwari yang baru. Mugiyono berharap pengurus yang akan terpilih memiliki kompetensi, mampu bekerja sama, serta menyusun program pembinaan yang berjenjang dan berkelanjutan.
Selain itu, pengurus baru diharapkan membangun sinergi dengan Kementerian Agama, Pemerintah Kabupaten Manokwari, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia (DMI), serta berbagai lembaga keagamaan Islam lainnya agar pembinaan dapat berjalan lebih optimal.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Manokwari, I Gusti Ketut Suardana, menyampaikan apresiasi kepada pengurus LPTQ periode 2023–2026, para pelatih, dan ofisial yang telah mengantarkan Kabupaten Manokwari meraih juara III umum pada MTQ tingkat Provinsi Papua Barat.
Ia berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan pembinaan secara lebih baik sehingga prestasi Kabupaten Manokwari pada MTQ mendatang semakin meningkat.
Sementara itu, Ketua LPTQ Kabupaten Manokwari, Rustam Efendi, mengakui pembinaan selama ini masih menghadapi kendala, terutama keterbatasan anggaran.
Menurutnya, sejak terakhir menjadi juara umum MTQ tingkat provinsi pada 2006, Kabupaten Manokwari belum mampu kembali merebut gelar tersebut karena persiapan dan pembinaan daerah lain, khususnya Kabupaten Fakfak dan Kabupaten Kaimana, dinilai lebih baik.
“Sejak MTQ tahun 2006, Kabupaten Manokwari selalu kalah dari Kabupaten Fakfak dan Kaimana. Ini karena pembinaan dan persiapan mereka jauh lebih baik,” katanya.
Karena itu, Rustam berharap seluruh pihak memberikan dukungan kepada kepengurusan LPTQ yang baru agar pembinaan peserta dapat dilakukan secara lebih maksimal sehingga prestasi Kabupaten Manokwari pada MTQ berikutnya dapat terus meningkat. (SA01)








