Pemkab Manokwari Perkuat Dukungan Lintas Sektor Sukseskan Bulan Imunisasi Anak Sekolah

MANOKWARI, SURYA ARFAK – Pemerintah Kabupaten Manokwari memperkuat dukungan lintas sektor untuk menyukseskan Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) sebagai upaya melindungi anak-anak dari berbagai penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi.

Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Bupati Manokwari, H. Mugiyono, saat membuka Pertemuan Advokasi, Komunikasi, Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit serta Dukungan Lintas Sektor pada Pelaksanaan BIAS Kabupaten Manokwari, Rabu (15/7).

Mugiyono mengatakan BIAS merupakan salah satu program pemerintah untuk melindungi anak-anak sekolah dari berbagai penyakit berbahaya seperti difteri, tetanus, campak, rubella, dan penyakit lainnya.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan BIAS tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi membutuhkan dukungan seluruh pihak, mulai dari sektor pendidikan, pemerintah distrik dan kampung, tokoh agama, tokoh masyarakat, media, hingga orang tua.

“Saya mengajak para kepala sekolah untuk memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan BIAS di sekolah masing-masing. Saya juga berharap para guru menjadi penyambung informasi yang benar kepada orang tua murid mengenai pentingnya imunisasi,” kata Mugiyono.

Ia mengakui masih terdapat tantangan dalam pelaksanaan imunisasi akibat beredarnya informasi yang tidak benar di tengah masyarakat. Karena itu, kegiatan advokasi dan sosialisasi dinilai penting untuk memberikan edukasi berdasarkan ilmu pengetahuan dan bukti ilmiah.

“BIAS ini adalah ikhtiar dalam rangka melindungi anak-anak dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Jangan sampai ada anak di Kabupaten Manokwari yang kehilangan kesempatan memperoleh perlindungan kesehatan hanya karena kurangnya informasi yang tepat dan benar,” ujarnya.

Mugiyono menegaskan, Pemkab Manokwari terus mendukung berbagai program kesehatan masyarakat, termasuk peningkatan cakupan imunisasi, pengendalian penyakit menular, penurunan angka kesakitan, serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

Menurutnya, seluruh upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan masyarakat Manokwari yang sehat, produktif, dan sejahtera.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Alexander Takdare, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memperkuat dukungan kebijakan dan koordinasi lintas sektor dalam menyukseskan pelaksanaan BIAS.

“Kegiatan ini sebagai penguatan dukungan kebijakan, koordinasi lintas sektor, menyusun langkah strategis bersama, menyusun mitigasi kendala di lapangan, serta mewujudkan anak sekolah yang sehat,” katanya.

Pertemuan yang berlangsung selama dua hari, 15–16 Juli, itu diikuti sekitar 80 peserta yang terdiri atas kepala sekolah, kepala puskesmas, serta perwakilan berbagai instansi dan pemangku kepentingan terkait. (SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *