MANOKWARI, SURYA ARFAK – Bupati Manokwari, Hermus Indou, mengajak DPRK Manokwari memperkuat komunikasi dan sinergi dengan pemerintah daerah dalam seluruh proses pembangunan, tidak hanya ketika membahas anggaran.
Hermus mengatakan hubungan kemitraan antara eksekutif dan legislatif perlu terus dibangun sejak tahap perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan dan pengawasan pembangunan daerah.
“Saya mengajak DPRK dan Pemerintah Kabupaten Manokwari untuk menjaga komunikasi dan sinergi antara eksekutif dan legislatif. Ini tidak boleh hanya dibangun untuk membahas anggaran, tetapi harus terus diperkuat dalam seluruh proses pembangunan, mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga pengawasan,” kata Hermus dalam pidatonya pada rapat paripurna persetujuan KUPA-PPAS APBD 2026 di DPRK Manokwari, Selasa (29/9) malam.
Menurutnya, perbedaan pandangan antara pemerintah daerah dan DPRK merupakan hal yang wajar dalam proses demokrasi. Namun, setiap perbedaan harus tetap diarahkan untuk kepentingan masyarakat.
“Saya percaya bahwa perbedaan pandangan adalah hal yang wajar dalam demokrasi, tetapi kepentingan masyarakat haruslah menjadi yang utama,” ujarnya.
Hermus meminta eksekutif dan legislatif menempatkan kepentingan masyarakat Kabupaten Manokwari di atas kepentingan sektoral maupun kepentingan lainnya.
Ia juga menekankan pentingnya memastikan setiap kebijakan yang diambil benar-benar menjawab persoalan masyarakat dan mendukung percepatan pencapaian visi pembangunan daerah.
“Mari kita tempatkan kepentingan masyarakat Kabupaten Manokwari di atas kepentingan sektoral dan kepentingan lainnya. Mari kita pastikan setiap kebijakan yang kita ambil benar-benar menjawab persoalan masyarakat dan mempercepat pencapaian visi pembangunan daerah,” pungkas Hermus. (SA01)








