MANOKWARI, SURYA ARFAK – Bupati Manokwari, Hermus Indou, menyampaikan dukacita mendalam atas meninggalnya presenter TVRI Papua Barat, Suryanto Tuwing Idorway atau yang akrab disapa Yanto Idorway.
Ungkapan duka tersebut disampaikan Hermus saat mendatangi rumah duka keluarga almarhum di Manokwari, Rabu (29/7). Atas nama Pemerintah Kabupaten Manokwari dan masyarakat Manokwari, Hermus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Pemerintah daerah turut berdukacita atas apa yang dialami oleh keluarga. Ini adalah musibah bagi kita semua,” katanya.
Hermus menyebut almarhum Yanto Idorway merupakan salah satu putra terbaik Papua yang mengabdikan diri sebagai presenter di TVRI Papua Barat. Menurutnya, keberadaan almarhum turut mengangkat harkat dan martabat masyarakat Papua melalui tugas dan pengabdiannya.
“Ini mengangkat harkat dan martabat kita semua. Kami berdoa bagi keluarga besar, Tuhan memberikan kekuatan dan ketabahan untuk menghadapi masalah ini dengan baik,” ujarnya.
Selain menyampaikan dukacita, Hermus juga berharap penyebab meninggalnya Yanto Idorway dapat diungkap secara tuntas melalui proses penyelidikan yang objektif.
Menurutnya, kebenaran harus menjadi dasar dalam mengungkap peristiwa tersebut, apakah musibah yang terjadi merupakan kecelakaan murni maupun terdapat faktor lain.
“Objektivitas yang kita kedepankan. Kalau dia kecelakaan murni, itu akan Tuhan tunjukkan. Tapi kalau ada campur tangan manusia dan lain sebagainya, kita juga berdoa Tuhan tunjukkan,” katanya.
Hermus menegaskan, upaya mencari kebenaran bukan untuk memusuhi pihak tertentu, melainkan agar keluarga mendapatkan kepastian dan rasa keadilan.
“Kita tidak memusuhi siapa-siapa, tapi kita mau kebenaran itu bisa diungkapkan supaya keluarga merasa puas. Kita mau apa pun yang kita lakukan di negeri ini, cinta dan kasih sayang menjadi nilai yang perlu kita pegang,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga kedamaian dan menghindari terjadinya kembali peristiwa yang menyebabkan hilangnya nyawa manusia.
“Kita baku ikut ke mana saja, kita bertugas di mana saja, tidak boleh darah tumpah lagi di tanah dan negeri ini,” pungkasnya. (SA01)








