RTP Borarsi Perdana Digunakan untuk KKR dan Tamborin Kolosal HUT PI ke-171

MANOKWARI, SURYA ARFAK – Setelah selesai dibangun, Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi untuk pertama kalinya digunakan. Pada Rabu (4/2/2026), lokasi tersebut dipakai sebagai tempat pelaksanaan kebaktian kebangunan rohani (KKR) dan pertunjukan tarian tamborin kolosal.

Kegiatan yang diikuti ribuan masyarakat itu digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Pekabaran Injil (HUT PI) di Tanah Papua yang jatuh setiap 5 Februari.

Bupati Manokwari, Hermus Indou, menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan KKR dan tarian tamborin kolosal dalam rangka HUT PI ke-171 yang dipusatkan di RTP Borarsi.

Hermus menegaskan, Pemerintah Kabupaten Manokwari secara khusus mempersembahkan RTP Borarsi untuk digunakan dalam kegiatan rohani tersebut sebagai bentuk penghormatan dan kemuliaan bagi nama Tuhan.

“Pemkab Manokwari mempersembahkan RTP Borarsi untuk hormat dan kemuliaan nama Tuhan. Kami juga ingin mendapatkan berkat Ilahi melalui kegiatan rohani ini,” ujar Hermus.

Ia menambahkan, pemerintah daerah tidak ingin melewatkan momentum tersebut, karena KKR dinilai membawa berkat bagi banyak pihak.

“Ini berkat bagi kita. Jangan pernah melewatkan kesempatan emas ini. KKR ini berkat bagi Manokwari, berkat bagi generasi muda, berkat bagi Pemprov Papua Barat, dan juga bagi Pemkab Manokwari. Kita pastikan berkat ini menjadi bagian dari kehidupan kita,” katanya.

Sementara itu, Ketua Persekutuan Gereja-Gereja Papua (PGGP), Pdt. Daniel Sukan, M.Th, menyampaikan terima kasih kepada Bupati Manokwari yang telah mengizinkan penggunaan RTP Borarsi untuk ibadah, meski lokasi tersebut belum diresmikan.

“Atas nama tim kolaborasi, yaitu Yayasan Indonesia Sejahtera Barokah, BKAG Manokwari, Klasis GKI Manokwari, 51 pimpinan denominasi gereja, serta para hamba Tuhan yang bekerja sama, kami mengucapkan terima kasih,” ujarnya. (SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *