Pusat Pelayanan Gizi, Strategi Pemkab Manokwari Percepatan Penanganan Stunting

MANOKWARI, SURYA ARFAK – Pemerintah Kabupaten Manokwari berencana membangun Pusat Pelayanan Gizi Masyarakat (PPGM) pada tahun 2027 sebagai langkah serius mempercepat penanganan dan penurunan angka stunting di daerah tersebut.

Bupati Manokwari, Hermus Indou, mengatakan persoalan stunting harus ditangani dengan pendekatan yang lebih terintegrasi agar hasilnya maksimal dan berkelanjutan.

Menurutnya, salah satu solusi yang disiapkan pemerintah daerah adalah pembangunan Pusat Pelayanan Gizi Masyarakat (PPGM) yang akan menjadi tempat pembinaan anak stunting bersama orang tuanya.

“Kita akan membangun Pusat Pelayanan Gizi Masyarakat. Kalau kita menemukan anak stunting di wilayah tertentu, kita angkat dia dan orang tuanya untuk dibina di situ selama enam bulan dan diberikan makanan gratis,” kata Hermus, Rabu (10/6).

Ia menilai pola penanganan yang selama ini dilakukan dengan menyalurkan bahan makanan kepada keluarga belum sepenuhnya efektif karena standar pengolahan dan pemenuhan gizi sulit dikontrol.

“Kalau kita hanya memberikan bahan makanan untuk diolah sendiri, standarnya belum tentu terpenuhi dan sulit untuk memberantas stunting,” ujarnya.

Karena itu, Pemkab Manokwari menargetkan pembangunan PPGM dapat direalisasikan pada 2027 sebagai bagian dari upaya menekan angka stunting secara signifikan.

“Pusat Pelayanan Gizi Masyarakat harus kita dirikan di Kabupaten Manokwari. Tahun 2027 harus bisa dilaksanakan kalau kita ingin tidak ada lagi anak stunting di Manokwari,” tegasnya.

Hermus menilai penanganan stunting membutuhkan keseriusan dan inovasi agar target penurunan kasus dapat tercapai.

“Kalau penanganan seperti yang selama ini dilakukan terus berjalan, saya percaya stunting tetap ada. Karena itu, mari kita tangani masalah ini dengan serius dan tidak boleh main-main,” katanya.

Ia optimistis keberadaan PPGM nantinya dapat menjadi solusi efektif dalam mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Manokwari. (SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *