MANOKWARI, SURYA ARFAK – Kehadiran Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi diharapkan dapat mendorong peningkatan pendapatan daerah kabupaten Manokwari.
Plt Kepala BPKAD Kabupaten Manokwari, Corneles Edwinson Wondiwoy, mengatakan bahwa RTP Borarsi nantinya akan dikelola UPT yang berada di bawah Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Manokwari.
Dalam pengelolaannya, diharapkan ada pendapatan yang diperoleh dari pemanfaatan RTP Borarsi.
“Kami sangat berharap itu juga menjadi bagian untuk mendatangkan income bagi daerah,” katanya.
Ditambahkan Wondiwoy, semua pendapatan dari pemanfaatan RTP Borarsi akan disetor ke kas daerah.
Sebelumnya, Bupati Manokwari, Hermus Indou, menyatakan bahwa Pemkab Manokwari telah menyiapkan aspek kelembagaan untuk mengelola RTP Borarsi.
“Mungkin kurang lebih 1 bulan akan tuntaskan unit pengelolaan RTP Borarsi, di mana nanti ada pegawai yang ditempatkan untuk berkantor di sini dan berada di bawah Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,” ujar Hermus pada acara serah terima RTP Borarsi.
Hermus berharap kawasan RTP Borarsi dikelola secara produktif agar bisa membiayai diri sendiri. Untuk mewujudkan itu, Hermus lalu berharap ada kartu pelanggan bagi setiap masyarakat yang akan memanfaatkan RTP Borarsi.
“Misalnya ada yang mau datang manfaatkan, kartu itu isinya ada, tidak kosong. Jadi dia datang boleh dia pakai, boleh memanfaatkan ini kemudian dia tempel kartunya itu untuk pemeliharaan,” ungkapnya.
Penerimaan dari pemanfaatan kartu pelanggan tersebut, lanjut Hermus, bisa dimanfaatkan untuk membiayai pemeliharaan dan petugas yang bekerja di RTP Borarsi.
“Kalau ada misalnya lampu rusak, halaman butuh penataan, dan petugas yang bekerja di sini mereka harus dibiayai dari semua itu. Karena itu, RTP Borarsi ini harus mandiri dan produktif. Jadi bisa menghasilkan uang sendiri dan bisa membiayai dirinya sendiri,” tukas Hermus. (SA01)








