TIMIKA, SURYA ARFAK – PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menambah pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di Kabupaten Mimika guna memenuhi kebutuhan masyarakat menyusul penghentian sementara penyaluran Pertalite di salah satu SPBU yang dikenai sanksi.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, mengatakan saat ini terdapat satu SPBU di Kabupaten Mimika yang untuk sementara tidak melayani penyaluran Pertalite karena dikenakan sanksi.
“Ini merupakan komitmen kami untuk menindak SPBU yang tidak mengikuti aturan dalam penyaluran BBM bersubsidi. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian konsumen beralih ke SPBU terdekat. Karena itu, kami menambah pasokan ke SPBU terdekat agar pelayanan penjualan Pertalite tetap berjalan lancar,” ujar Ispiani, Minggu (19/7).
Ia menjelaskan, meski ada satu SPBU yang tidak lagi menyalurkan Pertalite untuk sementara waktu, Pertamina Patra Niaga tetap menjamin ketersediaan BBM bersubsidi tersebut bagi masyarakat.
Menurutnya, distribusi Pertalite terus dilakukan secara berkelanjutan ke tiga SPBU yang berjarak sekitar lima kilometer dari SPBU yang dikenai sanksi, sehingga kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi.
“Masyarakat kami imbau tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan karena stok terus kami jaga tetap tersedia. Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi mengenai produk dan layanan Pertamina dapat menghubungi Pertamina Customer Solution 135,” tutup Ispiani. (SA01)








