JAYAPURA, SURYA ARFAK – Sebagai komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku melalui Integrated Terminal (IT) Jayapura melaksanakan Pelatihan Pemanfaatan Bahan Pangan Lokal Bergizi bagi kader Posyandu Berdaya Imbi di Pantai Base-G, Jayapura, Sabtu (21/2/2026).
Kegiatan menghadirkan aktivis pangan lokal Papua Jungle Chef, Charles Toto, dan difokuskan pada upaya penanganan stunting akibat kekurangan gizi melalui pemanfaatan bahan pangan lokal yang mudah diperoleh masyarakat.
“Kami ingin mengubah persepsi bahwa makanan bergizi itu harus mahal atau sulit dicari. Dengan kreativitas, bahan yang ada di sekitar rumah seperti sayur lilin dan keladi bisa menjadi hidangan menarik yang disukai anak-anak,” ujar Charles.
Dalam pelatihan tersebut, Charles mendemonstrasikan pengolahan bahan lokal menjadi sajian modern ramah anak, salah satunya sushi keladi. Keladi tumbuk digunakan sebagai pengganti nasi berindeks glikemik rendah, daun gedi sebagai pengganti nori kaya antioksidan, serta sayur lilin, alpukat, dan ikan sebagai sumber protein, lemak sehat, dan serat.
Melalui pelatihan ini, kader posyandu dibekali keterampilan mengolah pangan lokal yang nantinya diteruskan kepada masyarakat untuk mendukung program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi anak usia sekolah, remaja, dan lansia.

Kader Posyandu Cenderawasih, Heni Purwati, mengaku pelatihan tersebut membantu mengatasi kendala selama ini dalam mengolah ikan yang kerap berbau amis, sehingga kurang diminati anak-anak.
“Selama ini kami sering kesulitan mengolah ikan karena masih ada bau amis dan anak-anak jadi kurang suka. Dalam demo tadi kami melihat langsung teknik pengolahan yang membuat ikan tidak amis sama sekali, dan anak-anak langsung menyukainya,” ujarnya.
IT Manager Jayapura, James W. Muabuay, menegaskan program ini bukan sekadar pelatihan memasak, tetapi juga upaya pelestarian budaya kuliner Papua melalui inovasi pangan lokal yang sehat dan menarik.
“Kehadiran Papua Jungle Chef diharapkan menginspirasi para ibu dan kader posyandu agar semakin kreatif mengolah pangan lokal. Dengan memaksimalkan kekayaan alam Papua, kami meyakini pemenuhan gizi berkualitas menjadi fondasi membangun generasi Jayapura yang sehat dan unggul,” jelasnya.
Pertamina Patra Niaga berharap Program Posyandu Berdaya Imbi dapat berkontribusi nyata menurunkan angka stunting serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kelurahan Imbi. (***/SA01)








