MANOKWARI, SURYA ARFAK – Bupati Manokwari, Hermus Indou, menegaskan kemajuan suatu daerah di era modern tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam, tetapi sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang dimiliki.
Hal itu disampaikan Hermus saat meresmikan tiga gazebo baca dan perpustakaan kampung yang dipusatkan di Gazebo Baca Kampung Sumber Boga, Distrik Masni, Selasa (19/5).
“Daerah yang maju adalah daerah yang masyarakatnya memiliki kemampuan berpikir, membaca perubahan zaman, berinovasi, dan membangun peradaban,” kata Hermus.
Menurutnya, pembangunan literasi memiliki makna strategis sebagai investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas SDM di Kabupaten Manokwari. Literasi, kata dia, bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, menyaring informasi, serta mengambil keputusan yang tepat dalam kehidupan bermasyarakat.
Di tengah perkembangan teknologi informasi dan digitalisasi yang pesat, masyarakat membutuhkan kemampuan literasi yang kuat agar tidak mudah terpengaruh hoaks, provokasi, dan berbagai informasi negatif lainnya.
Karena itu, keberadaan Gazebo Bunda Literasi dinilai penting sebagai sarana meningkatkan budaya membaca, pusat pembelajaran informal bagi anak-anak dan generasi muda, media pendidikan karakter dan moral, hingga ruang pengembangan kreativitas dan literasi digital masyarakat.
Hermus menambahkan, pembangunan manusia harus dimulai dari lingkungan keluarga dan komunitas. Menurutnya, peran Bunda Literasi sangat penting dalam membangun budaya membaca dan pendidikan dalam keluarga.
“Seorang ibu adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya. Dari ibu lahirlah generasi yang cerdas, berakhlak, disiplin, dan memiliki cita-cita besar,” ujarnya.
Ia berharap gerakan literasi yang dimulai dari keluarga dapat menjadi fondasi lahirnya generasi emas Manokwari di masa mendatang. (SA01)








