MANOKWARI, SURYA ARFAK – Pemerintah Kabupaten Manokwari menargetkan penyelesaian pembangunan Gedung Mambruk pada tahun 2026. Pembangunan gedung yang sebelumnya dikenal sebagai Gedung Wanita itu kini memasuki tahap V.
Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Manokwari, Alberthus, mengatakan volume pekerjaan tahap IV pada tahun lalu telah diselesaikan. Tahun ini, anggaran difokuskan pada penyelesaian bangunan utama.
“Untuk 2026 kita anggarkan penyelesaian pembangunan gedung. Mudah-mudahan secepatnya dilelang karena ini pekerjaan arsitektur yang membutuhkan waktu cukup lama,” ujarnya, Selasa (10/2/2026).
Ia menjelaskan, pekerjaan tahap V berbeda dengan tahap sebelumnya. Jika tahun lalu pekerjaan meliputi struktur kolom, balok lantai tiga, dan rangka atap dari struktur baja yang merupakan satu kesatuan konstruksi, maka tahun ini fokus pada pekerjaan arsitektur.
“Pekerjaan tahap V meliputi dinding, lantai, pintu, dan jendela. Ini bukan satu kesatuan konstruksi, sehingga harus dilelang tersendiri,” jelasnya.
Pemkab Manokwari merencanakan menyiapkan alokasi anggaran sekitar Rp21 miliar untuk tahap finishing tahun 2026. Meski ada kebijakan efisiensi anggaran, penyelesaian gedung tetap menjadi prioritas.
Setelah bangunan utama rampung, pemerintah daerah berencana menambah fasilitas pendukung seperti pagar dan penataan lanskap.
Dengan progres yang berjalan sesuai tahapan, Pemkab Manokwari optimistis Gedung Mambruk segera difungsikan sebagai infrastruktur pendukung pelayanan publik serta berbagai kegiatan masyarakat. (SA01)








