Panglima Parjal: Pesta Kembang Api Program Kodim bukan Pemkab Manokwari, tidak Perlu Diperdebatkan

MANOKWARI, SURYA ARFAK – Panglima Parlemen Jalanan (Parjal) Papua Barat, Ronald Mambieuw, menilai wajar apabila masyarakat melaksanakan pesta kembang api dalam rangka menyambut Tahun Baru 2026 di Lapangan Kodim 1801/Manokwari. Namun ia menegaskan bahwa sorotan publik tidak seharusnya memecah persatuan dan kesatuan yang telah terbangun baik di Kabupaten Manokwari.

Ronald menyebut, kritik masyarakat dapat dipahami karena berkaitan dengan efisiensi anggaran dan adanya program yang dianggap bersifat seremonial semata. Kendati demikian, ia meminta agar pesta kembang api tidak diperdebatkan secara berlebihan karena kegiatan tersebut merupakan program Kodim 1801/Manokwari, bukan agenda Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari.

“Mari kita bijaksana dan tidak saling menyalahkan. Itu hak Kodim untuk melaksanakan acara tersebut, bukan program Bupati atau Pemkab Manokwari,” ujarnya.

Menurut Ronald, sebagai Tenaga Ahli Bupati bidang Otonomi Khusus (Otsus), ia perlu meluruskan bahwa kegiatan tersebut bukan program pemerintah daerah, bukan pula program pribadi Bupati Hermus Indou maupun keluarganya. Ia menyebut inisiatif sepenuhnya berasal dari Kodim 1801/Manokwari.

Ronald menambahkan, karena kegiatan berlangsung di wilayah administratif Kabupaten Manokwari, sangat mungkin Kodim mencantumkan logo Pemkab sebagai bentuk penghormatan.

Ia menegaskan bahwa Pemkab Manokwari tidak menggelar pesta kembang api demi efisiensi anggaran dan sebagai bentuk kepatuhan terhadap edaran Gubernur Papua Barat yang melarang pemerintah daerah menyelenggarakan pesta kembang api pada momen pergantian tahun.

Selain itu, Bupati Hermus Indou juga tidak melaksanakan open house Natal dan Tahun Baru sebagai bagian dari kebijakan pengendalian anggaran daerah. (SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *