Dibuka Gubernur Dominggus dan Bupati Hermus, Gebyar Pendidikan Dorong Pengembangan Potensi Peserta Didik

MANOKWARI, SURYA ARFAK — Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, didampingi Bupati Manokwari Hermus Indou dan Wakil Bupati Mugiyono, membuka Gebyar Pendidikan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Rabu (29/4).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Manokwari ini berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Papua Barat, serta bekerja sama dengan Badan Penjaminan Mutu Pendidikan dan Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Papua Barat.

Gebyar Pendidikan tersebut berlangsung selama dua hari dan diikuti sebanyak 2.900 peserta dari 71 sekolah, mulai dari jenjang SD hingga SMA di Manokwari. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pameran hasil karya dan pembelajaran peserta didik, yang diikuti oleh 43 sekolah.

Gubernur Dominggus Mandacan mengapresiasi kolaborasi antarinstansi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut sebagai bagian dari peringatan Hardiknas 2026. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperbarui komitmen bersama dalam membangun pendidikan di Papua Barat, khususnya di Kabupaten Manokwari.

“Pendidikan adalah investasi bagi generasi penerus bangsa di Papua Barat. Karena itu, semua pemangku kepentingan bertanggung jawab memastikan setiap anak memiliki akses yang sama terhadap pendidikan yang bermutu,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh insan pendidikan untuk terus berinovasi, meningkatkan kompetensi, dan memberikan yang terbaik bagi peserta didik. Menurutnya, pameran karya dan pentas seni yang ditampilkan menjadi bukti nyata kreativitas serta potensi generasi muda Papua Barat.

“Melalui kegiatan ini, mari kita dorong terus fasilitasi agar potensi peserta didik dapat berkembang. Jadikan Hardiknas sebagai titik awal membangun pendidikan Papua Barat yang maju, berdaya saing, dan berbudaya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Manokwari, Parjiyanti, menyampaikan bahwa rangkaian Gebyar Pendidikan diawali dengan pawai pendidikan yang diikuti 13 drum band serta 71 sekolah dengan total 2.900 peserta.

Ia menambahkan, kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Manokwari, BPMP, Balai Guru dan Tenaga Kependidikan, Dinas Pendidikan Papua Barat, serta Dinas Pendidikan Kabupaten Manokwari.

“Harapannya, melalui kolaborasi ini tercipta komitmen dan visi yang sama dalam meningkatkan kualitas dan kemajuan pendidikan di Kabupaten Manokwari,” tutupnya. (SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *