Manokwari, SURYA ARFAK – Bupati Manokwari, Hermus Indou, berpesan kepada para lulusan Sekolah Alkitab Manokwari agar terus belajar, tetap rendah hati, dan tidak lupa jati diri sebagai pelayan Tuhan dan masyarakat.
Pesan itu disampaikan Bupati Hermus yang diwakili Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Manokwari, Ferdy M. Lalenoh, S.STP, pada penamatan siswa Sekolah Alkitab Manokwari, Senin (12/5/2025).
Lalenoh mengemukakan bahwa pendidikan adalah investasi terbesar bagi kemajuan suatu bangsa, terlebih pendidikan yang berbasis iman dan karakter seperti yang dijalankan oleh Sekolah Alkitab Manokwari.
Selama tahun ajaran 2024/2025, siswa-siswi Sekolah Alkitab Manokwari telah dibekali tidak hanya dengan pengetahuan teologis, tetapi juga dengan nilai-nilai kebijaksanaan, integritas, dan pelayanan yang menjadi fondasi penting bagi kehidupan bermasyarakat.
“Hari ini adalah momen bersejarah, di mana kita menyaksikan kelulusan generasi muda yang telah menuntut ilmu di Sekolah Alkitab Manokwari dengan penuh ketekunan. Saya mengapresiasi
dedikasi para siswa-siswi yang telah menyelesaikan pendidikan dengan hasil yang membanggakan,” ujarnya.
Kepada para lulusan, dia mengingatkan bahwa gelar yang diterima bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal tanggung jawab baru. Ilmu yang telah diperoleh harus diimplementasikan untuk kemajuan gereja, masyarakat, dan bangsa.
“Terima kasih kepada para orangtua dan guru yang telah mendukung dengan penuh kesabaran. peran bapak-ibu sebagai pendidik dan teladan turut membentuk generasi yang siap menjawab tantangan zaman,” katanya.

Pemkab Manokwari, lanjut Lalenoh, berkomitmen mendukung pendidikan berbasis nilai-nilai Kristiani, karena ditakini bahwa pembangunan manusia harus seimbang antara
intelektual dan spiritual.
“Kepada para lulusan, ke depan, kami berharap kalian dapat terlibat aktif dalam program-program pembangunan, seperti pengentasan kemiskinan, pendidikan, dan kesehatan, dengan semangat pelayanan yang tulus,” katanya.
Para lulusan juga diharapkan menjadi agen perubahan yang membawa terang Injil dalam setiap aspek kehidupan. Tantangan global seperti disrupsi teknologi dan degradasi moral membutuhkan peran generasi muda yang
tangguh.
Pemkab Manokwari, lanjutya, akan terus memperkuat fasilitas pendidikan dan meningkatkan kualitas tenaga pengajar, termasuk di lembaga pendidikan keagamaan. Pemkab Manokwari pun akan selalu berdiri bersama lembaga pendidikan dan gereja untuk mencetak generasi emas Papua Barat yang beriman dan unggul.
“Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya berdoa agar Tuhan memberkati setiap langkah para lulusan. Jadilah garam dan terang di mana pun kalian berada. Tetaplah rendah hati, terus belajar, dan jangan pernah lupakan jati diri sebagai pelayan Tuhan dan masyarakat. (SA01)








