MANOKWARI, SURYA ARFAK – Para pejabat, aparatur sipil negara (ASN), dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Manokwari melaksanakan kerja bakti membersihkan kawasan Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi, Sabtu (13/6).
Kegiatan diawali dengan apel bersama yang dipimpin Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono, sebelum seluruh peserta kerja bakti menyebar membersihkan area RTP Borarsi dan sekitarnya.
Kerja bakti tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV, mengingat RTP Borarsi akan menjadi lokasi upacara pembukaan dan penutupan ajang paduan suara gerejawi tingkat nasional tersebut.
Mugiyono mengatakan Pemerintah Kabupaten Manokwari bersama TNI, Polri, ASN, dan seluruh elemen masyarakat terus menunjukkan keseriusan dalam mempersiapkan Manokwari sebagai tuan rumah Pesparawi Nasional XIV.
Menurutnya, salah satu bentuk kesiapan tersebut adalah melalui kerja bakti bersama yang telah dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai titik dalam kota.
“Pemkab Manokwari bersama TNI dan Polri, ASN, serta seluruh masyarakat serius mempersiapkan Manokwari sebagai tuan rumah Pesparawi Nasional XIV. Salah satu bentuk keseriusan itu adalah melaksanakan kerja bakti bersama seluruh elemen masyarakat membersihkan jalan-jalan protokol di Manokwari,” katanya.
Ia menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan di RTP Borarsi bukanlah kerja bakti pertama menjelang Pesparawi. Sebelumnya, pemerintah daerah juga telah menggelar kegiatan serupa dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.
“Kerja bakti ini bukan yang pertama, tetapi kelanjutan dari kegiatan sebelumnya yang melibatkan pegawai. Di waktu lain kita juga melibatkan anak-anak sekolah, masyarakat, RT dan RW, serta pelaku usaha untuk menjaga dan meningkatkan kebersihan,” ujarnya.
Selain fokus pada kebersihan, Mugiyono juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang, selama, dan setelah pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum tentu benar atau hoaks yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban.
“Berhati-hatilah juga dengan informasi-informasi hoaks yang bisa memicu hal-hal negatif. Kemudian juga menjaga ketenteraman dan ketertiban masyarakat khususnya menjelang, saat, dan pasca-Pesparawi Nasional di Manokwari,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Manokwari, Yan Ayomi, mengajak seluruh ASN dan masyarakat untuk memberikan kesan terbaik kepada para peserta Pesparawi Nasional XIV yang akan datang dari berbagai provinsi di Indonesia.
Menurut Yan, kesiapan sebagai tuan rumah tidak hanya ditunjukkan melalui pelaksanaan acara yang baik, tetapi juga dari kondisi kota yang bersih, aman, dan nyaman bagi para tamu.
Ia menyebut peserta Pesparawi Nasional XIV akan datang dari seluruh penjuru Indonesia, mulai dari Provinsi Aceh hingga Papua Selatan.
Karena itu, ia meminta seluruh masyarakat ikut berpartisipasi menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.
Yan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta kerja bakti yang tetap hadir dan berpartisipasi meskipun cuaca hujan.
“Terima kasih dan apresiasi kepada bapak-ibu sekalian yang datang mengikuti kegiatan kerja bakti meskipun cuaca hujan,” ujarnya. (SA01)








