Kodim 1801/Manokwari Terima Mobil Pemadam Kebakaran dari Kementerian Pertahanan

MANOKWARI, SURYA ARFAK – Kodim 1801/Manokwari resmi menerima bantuan satu unit mobil pemadam kebakaran dari Menteri Pertahanan Republik Indonesia untuk mendukung pelaksanaan tugas kemanusiaan dan penanggulangan bencana di wilayah Kabupaten Manokwari, Rabu (29/7).

Bantuan tersebut merupakan wujud dukungan Kementerian Pertahanan dalam meningkatkan kesiapsiagaan satuan kewilayahan agar mampu memberikan respons cepat terhadap berbagai kondisi darurat, khususnya kebakaran.

Penerimaan kendaraan dilakukan oleh Perwira Seksi Logistik (Pasilog) Kodim 1801/Manokwari, Mayor Inf D. Mendrofa, yang menerima langsung mobil pemadam kebakaran dari pihak ekspedisi PT Ono Logistik Raya.

Usai proses serah terima, Mayor Inf D. Mendrofa bersama personel Logistik Kodim 1801/Manokwari melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi fisik kendaraan, mulai dari bagian eksterior, interior, mesin, sistem operasional, hingga kelengkapan peralatan yang menyertai mobil pemadam kebakaran.

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan kendaraan diterima dalam kondisi baik, lengkap, dan siap dioperasikan guna mendukung pelaksanaan tugas di lapangan.

Komandan Kodim 1801/Manokwari, Letkol Inf Davit Sutrisno Sirait, S.E., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Menteri Pertahanan Republik Indonesia atas bantuan yang diberikan.

Menurutnya, kehadiran mobil pemadam kebakaran tersebut akan semakin memperkuat kemampuan Kodim 1801/Manokwari dalam mendukung penanggulangan kebakaran, membantu pemerintah daerah, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Dengan adanya kendaraan ini, kami semakin siap mendukung penanggulangan kebakaran dan berbagai tugas kemanusiaan lainnya bersama pemerintah daerah serta instansi terkait demi keselamatan masyarakat,” ujar Dandim.

Kodim 1801/Manokwari berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan personel dan sarana pendukung dalam menghadapi berbagai situasi darurat, sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, dan seluruh elemen masyarakat guna mewujudkan wilayah yang aman, tangguh, dan responsif terhadap bencana. (SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *