MANOKWARI, SURYA ARFAK – Bupati Manokwari, Hermus Indou, menegaskan bahwa kesejahteraan masyarakat menjadi hukum yang tertinggi, yang harus diwujudkan oleh pemerintah daerah dan setiap orang yang telah menerima mandat, baik secara perundang-undangan maupun dari aspek penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
“Namun perlu diingat bahwa kesejahteraan adalah variabel terikat, bukan hal yang terjadi dengan sendirinya,” kata Hermus, saat melaunching Forum CSR Ekonomi dan Klinik on Kampung, di kantor Bupati Manokwari, Kamis (3/7/2026).
Forum CSR Ekonomi dan Klinik on Kampung adalah dua inovasi daerah yang diluncurkan untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan pelayanan pemerintahan di kabupaten Manokwari.
Menurut Hermus, kesejahteraan dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk bagaimana pemerintah daerah dan semua elemen masyarakat bisa memberikan pelayanan yang baik dan berkualitas.
“Kalau pelayanan pemerintahan dan semua stakeholder dalam pendekatan multi-helix di kabupaten Manokwari berjalan dengan baik sesuai tugas pokok dan fungsinya, maka saya berkeyakinan masalah kesejahteraan bukanlah hal yang sulit untuk diwujudkan,” katanya.
Namun demikian, lanjut Hermus, pelayanan yang diberikan ditentukan pula oleh produktivitas kinerja baik instansi pemerintah maupun instansi-instansi swasta lainnya.
Tanpa produktivitas, maka mimpi untuk bisa memberikan pelayanan yang baik pada seluruh masyarakat sulit diwujudkan.
“Produktivitas dipengaruhi banyak faktor. Salah satunya adalah inovasi daerah,” tegasnya.
Menurut Hermus, inovasi daerah menjadi salah satu faktor kunci yang menentukan seberapa besar dan sejauh mana pemerintah daerah dan seluruh stakehokders mampu meningkatkan produktivitas kinerjanya.
“Lalu mampu memberikan pelayanan yang terbaik dan berkualitas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandas Hermus. (SA01)








