DPD PWKI Papua Barat Gelar Musda II, Perkuat Arah Organisasi dan Peran Perempuan Kristen

MANOKWARI, SURYA ARFAK — Dewan Pimpinan Daerah Persekutuan Wanita Kristen Indonesia (DPD PWKI) Provinsi Papua Barat menggelar Musyawarah Daerah (Musda) II Tahun 2026 dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan.

Kegiatan ini dihadiri pengurus dan anggota PWKI dari berbagai kabupaten/kota se-Papua Barat. Suasana tampak antusias, dengan para peserta mengenakan seragam biru khas PWKI sebagai simbol kekompakan dan solidaritas organisasi.

Musda II tersebut turut dihadiri Ketua Umum DPP PWKI Indonesia, Beety B. T. Liow Mambo, yang memberikan arahan dan penguatan kepada seluruh peserta. Dalam sambutannya, ia berharap PWKI di Papua Barat terus bertumbuh menjadi organisasi perempuan Kristen yang kuat, solid, dan berdampak nyata.

“PWKI harus menjadi terang dan garam di tengah masyarakat, menghadirkan pelayanan yang tulus serta kepemimpinan yang takut akan Tuhan, sehingga mampu menjawab tantangan zaman,” ujarnya.

Turut hadir Bupati Manokwari, Hermus Indou, yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan pentingnya peran perempuan, khususnya dalam organisasi keagamaan, dalam mendukung pembangunan daerah.

“PWKI memiliki peran strategis dalam membangun moral, karakter, dan kehidupan sosial masyarakat. Pemerintah daerah sangat mendukung setiap program yang membawa dampak positif bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPD PWKI Papua Barat, Febelina Wondiwoy, menyebut Musda II ini sebagai momentum penting untuk memperkuat arah organisasi ke depan. Ia menegaskan komitmen PWKI untuk terus melayani dengan kasih dan membangun kebersamaan.

“Melalui Musda ini, kita berharap lahir keputusan-keputusan terbaik yang membawa PWKI semakin maju, solid, dan menjadi berkat bagi banyak orang,” tuturnya.

Musyawarah Daerah II ini tidak hanya menjadi ajang pemilihan dan penetapan kepemimpinan, tetapi juga sebagai wadah evaluasi program kerja serta perumusan strategi organisasi yang lebih relevan dengan kebutuhan zaman.

Melalui kegiatan ini, PWKI Papua Barat kembali menegaskan komitmennya untuk terus melayani, memperkuat persatuan, serta menghadirkan dampak positif bagi gereja, masyarakat, dan bangsa. (SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *