Distrik Warmare, Kepala Kampung, dan Kepala Sekolah akan Berkolaborasi Dampingi 47 Keluarga Berisiko Stunting

Manokwari, SURYA ARFAK – Distrik Warmare diberikan target untuk mendapatkan orangtua asuh bagi 47 keluarga berisiko stunting di daerah itu.

Untuk mendapatkan orangtua asuh, Kepala Distrik Warmare, Aswandi, mengatakan pihaknya akan membicarakannya dengan kepala kampung dan kepala sekolah agar bisa berkolaborasi menjadi orangtua asuh.

“Kita akan dibicarakan dengan para kepala kampung dengan kepala sekolah. Mungkin nanti kita dorong supaya bersama-sama, berkolaborasi membantu 47 keluarga ini,” ujar Aswandi, Rabu (15/1/2024).

Menurutnya, jika ada kolaborasi antara distrik, kepala kampung, dan kepala sekolah, pihaknya bisa memberikan dampingan bagi puluhan keluarga berisiko stunting di daerah itu.

“Kalau gabung kepala dan kampung dan kepala sekolah sudah bisa tangani yang 47 keluarga itu,” katanya.

Sedangkan untuk penanganan sWarmare diintensifkan lagi pada tahun 2025 karena merupakan prioritas pemerintah.
Salah satu prioritas penggunaan dana desa adalah di bidang kesehatan.

“Jadi nanti kita intervensinya melalui dana desa. Namun kita akan berkolaborasi dengan teman-teman dari Puskesmas karena merekalah yang memikiki data akurat,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Papua Barat, Philmona Maria Yarollo, menyebutkan ada 338 keluarga berisiko stunting di kabupaten Manokwari yang menjadi sasaran program Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting (Genting).

338 keluarga berisiko stunting di kabupaten Manokwari yang menjadi sasaran program Genting, kata Yarollo, yakni di distrik Manokwari Barat sebanyak 10, Manokwari Selatan 21, Manokwari Timur 2, Manokwari Utara 15, Masni 203, Prafi 13, Sidey 19, Tanah Rubuh 8, Warmare 47.

“Jadi total ada 338,” katanya pada launching Program Genting Kabupaten Manokwari, Senin (13/1/2025).(SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *