Dilantik Tony Wenas, Prof. Roberth Hammar Pimpin DPD PAPPRI Papua Barat

Manokwari, SURYA ARFAK – Prof. Dr. Roberth KR Hammar, SH, M.Hum, MM, CLA, resmi memimpin DPD Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Papua Barat usai dilantik Ketua Umum DPP PAPPRI, Tony Wenas, Jumat (25/4/2025).

Roberth Hammar merupakan profesor pertama yang menjadi ketua DPD dari 28 ketua DPD PAPPRI seluruh Indonesia.

Usai melantik dan mengukuhkan pengurus DPD PAPPRI Papua Barat, Tony Wenas meminta segera membentuk DPC di kabupaten-kabupaten agar PAPPRI dapat dirasakan di seluruh Indonesia.

Menurutnya, DPP juga berupaya membentuk DPD di semua provinsi. Saat ini DPD PAPPRI terbentuk di 28 provinsi dari total 38 provinsi di Indonesia.

Dia menambahkan bahwa DPD PAPPRI Papua Barat merupakan yang pertama di tanah Papua yang terbentuk dan dilantik.

DPP berupaya agar semua provinsi di tanah Papua memiliki pengurus DPD PAPPRI. Sebab Papua merupakan salah satu gudang musisi dan Papua memiliki kemampuan dan daya seni, tidak hanya seni suara tapi juga seni tari dan pahat.

Ketua DPD PAPPRI Papua Barat, Prof. Dr. Robert KR Hammar, SH, M.Hum, MM, CLA, mengatakan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni tapi amanah dan tanggung jawab yang diberikan DPP PAPPRI untuk mengembangkan seni di Papua Barat.

Untuk itu, Hammar meminta para pengurus DPD PAPPRI Papua Barat menyadari dan komit terhadap tugas dan tanggung jawab yang diberikan DPP.

“Menjadi pengurus kita harus komit dan sadar. Menjadi pengurus harus berkorban baik waktu, materi, maupun perasaan untuk mengembangkan PAPPRI. Mari kita bekerja sama agar lima tahun ke depan bisa menghasilkan sesuatu untuk menjadi legasi bagi pengurus berikut dan daerah ini,” katanya.

Hammar menambahkan bahwa PAPPRI tidak bisa berkembang sendiri. Butuh kerja sama dengan organisasi sejenis maupun organisasi pemerintahan.

Hadir pada pelantikan dan pengukuhan pengurus DPD PAPPRI Papua Barat yakni unsur Forkopimda Papua Barat dan Manokwari, Uskup Amboina, para tokoh seni, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah provinsi Papua Barat dan kabupaten Manokwari. (SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *