MANOKWARI, SURYA ARFAK – Asosiasi Akademi Futsal Indonesia (AAFI) Regional Papua Barat mengirim empat wasit asal Kabupaten Manokwari untuk mengikuti kursus wasit Level 2 di Jember, Jawa Timur, Rabu (16/9).
Keempat wasit tersebut yakni Kumeser Billy Mapahai, Fandy Jusman Ruhuputty, Aza Herman Luki Daimboa, dan Oktovianus Oskar Akwan.
Ketua AAFI Regional Papua Barat, Ahmad Almaun mengatakan, keempat wasit tersebut akan mengikuti kursus selama lima hari, mulai 17 hingga 21 September 2026.
Menurut Ahmad, AAFI Papua Barat serius melakukan pembinaan futsal usia dini sehingga dibutuhkan wasit yang profesional dan memiliki lisensi untuk memimpin pertandingan.
“Kita butuh wasit yang profesional dan berlisensi agar menghasilkan pertandingan yang berkualitas,” kata Ahmad.
Ia menjelaskan, AAFI tidak hanya melakukan pembinaan pemain usia dini melalui berbagai turnamen, tetapi juga berkomitmen membangun sumber daya manusia (SDM) futsal yang kompeten dan profesional.
“Karena itulah pentingnya mengirim wasit untuk mengikuti kursus guna meningkatkan kompetensi dan profesionalitas wasit-wasit yang akan memimpin pertandingan,” ujarnya.
Ahmad mengatakan, pembinaan tersebut untuk sementara dimulai dari Kabupaten Manokwari sebelum nantinya dikembangkan ke kabupaten-kabupaten lain di Provinsi Papua Barat.
“Ini kita mulai dulu dari Manokwari, setelah itu baru kita melebarkan sayap pembinaan ke kabupaten-kabupaten lain di Papua Barat,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati dan Pemerintah Kabupaten Manokwari yang memberikan dukungan terhadap pembinaan futsal, termasuk mendukung wasit mengikuti kursus maupun pelaksanaan turnamen futsal di Kabupaten Manokwari.
“Terima kasih kepada Pak Bupati yang mendukung penuh pembinaan futsal melalui dukungan bagi wasit yang mengikuti kursus maupun turnamen futsal di Kabupaten Manokwari,” ujarnya.
Menurutnya, dukungan tersebut diharapkan dapat mendorong perkembangan futsal di Kabupaten Manokwari, tidak hanya di wilayah perkotaan, tetapi juga hingga ke pelosok-pelosok daerah. (SA01)








