Pemkab Manokwari Evakuasi Lima Warga dengan Gangguan Mental dari Pulau Lemon

MANOKWARI, SURYA ARFAK – Pemerintah Kabupaten Manokwari melalui Dinas Sosial Kabupaten Manokwari mengevakuasi lima warga dari satu keluarga yang mengalami gangguan kesehatan mental di Pulau Nuspami atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai Pulau Lemon.

Proses evakuasi dilakukan melalui kerja sama antara Dinas Sosial Kabupaten Manokwari, tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, serta tim medis dari Puskesmas Mansinam. Tim gabungan terlebih dahulu melakukan pendekatan secara persuasif dan humanis kepada keluarga serta melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi para pasien sebelum proses evakuasi dilaksanakan.

Setelah penanganan awal di lokasi, kelima warga tersebut kemudian dievakuasi dari Pulau Nuspami dan dirujuk ke RSUD Provinsi Papua Barat untuk menjalani pemeriksaan medis lanjutan serta mendapatkan penanganan kesehatan mental secara lebih komprehensif.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Manokwari, Ferdy M. Lalenoh, S.STP, mengatakan langkah evakuasi tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus dapat memperoleh pelayanan kesehatan dan perlindungan sosial yang layak.

“Penanganan ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Kami bergerak cepat melalui koordinasi bersama tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari serta tim medis dari Puskesmas Mansinam agar para pasien dapat segera mendapatkan penanganan yang layak, manusiawi, dan berkelanjutan,” ujar Ferdy.


Ia menambahkan, langkah tersebut juga merupakan implementasi dari arahan Bupati Manokwari, Hermus Indou, yang menekankan pentingnya pelayanan sosial yang responsif dan berpihak kepada masyarakat rentan.

“Bapak Bupati Hermus Indou selalu menegaskan bahwa pemerintah daerah harus hadir bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali, terutama bagi mereka yang berada dalam kondisi rentan dan membutuhkan perhatian khusus. Karena itu melalui penanganan ini kami ingin memastikan masyarakat yang membutuhkan pendampingan kesehatan mental dapat memperoleh pelayanan, perlindungan, serta rehabilitasi secara berkelanjutan,” jelasnya.


Menurut Ferdy, kepemimpinan Bupati Hermus Indou bersama Wakil Bupati Mugiyono terus mendorong seluruh perangkat daerah untuk bekerja lebih cepat, responsif, dan penuh empati dalam melayani masyarakat.

“Komitmen kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Manokwari menjadi semangat bagi kami di jajaran Dinas Sosial untuk terus menghadirkan pelayanan sosial yang humanis dan inklusif. Kami percaya bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat adalah bentuk tanggung jawab untuk memastikan setiap warga mendapatkan perhatian dan perlindungan yang layak,” tutupnya.

Pemerintah Kabupaten Manokwari juga berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadirkan pelayanan sosial dan kesehatan yang inklusif sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat Manokwari yang maju, mandiri, dan sejahtera. (SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *