Bupati Hermus Sebut Pesparawi Nasional di Manokwari Strategi Percepatan Pembangunan Papua

MANOKWARI, SURYA ARFAK – Bupati Hermus Indou menegaskan bahwa pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) di Kabupaten Manokwari bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari strategi percepatan pembangunan di Tanah Papua.

Menurutnya, penyelenggaraan Pesparawi menjadi bukti kehadiran negara di daerah serta membawa dampak nyata bagi masyarakat Papua, khususnya di Manokwari sebagai tuan rumah.

“Kegiatan Pesparawi di Kabupaten Manokwari adalah strategi percepatan pembangunan di Tanah Papua. Jangan hanya mengejar seremoni, tetapi ada sesuatu yang besar, yaitu negara hadir di Manokwari dan menjadi berkat bagi orang Papua,” ujarnya, pada Rakornas Ditjen Bimas Kristen Kementerian Agama, LPPN dan LPPD se-Indonesia dengan Panitia Peparawi Nasional ke-XIV, Kamis (26/2/2026).

Rakornas dilaksanakan untuk memastikan kesiapan panitia dan daerah dalam pelaksanaan Pesparawi Nasional ke-XIV di Manokwari berjalan dengan lancar, aman, dan sukses.

Bupati Hermus menilai Pesparawi merupakan berkat bagi masyarakat dan Tanah Papua. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat dan jajaran pemerintah daerah untuk mengambil bagian aktif dalam menyukseskan pelaksanaannya.

“Saya sampaikan kepada masyarakat Manokwari dan jajaran pemerintah daerah, jangan biarkan berkat ini melewati kita. Kita harus mengambil bagian dan menyukseskan Pesparawi, karena ada banyak berkat tersembunyi bagi kita setelah penyelenggaraan ini,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa penunjukan Manokwari sebagai tuan rumah merupakan bentuk kepercayaan bagi orang Papua, Pemerintah Provinsi Papua Barat, Pemerintah Kabupaten Manokwari, serta seluruh masyarakat.

“Pesparawi di Manokwari adalah kepercayaan bagi orang Papua dan pemerintah daerah. Kami pastikan kepercayaan ini dijalankan sebaik-baiknya dan kami berusaha maksimal menjaganya,” tegasnya. (SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *