AMBON, SURYA ARFAK – Sebagai wujud komitmen terhadap Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Pertamina Patra Niaga melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Pattimura berkolaborasi dengan PAUD Sadar Lingkungan menggelar kegiatan Darling Recycle Creative Day di Dusun Wailawa, Negeri Laha, Kota Ambon, Jumat (30/1/2027).
Kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran pentingnya pengelolaan lingkungan sejak usia dini melalui pendekatan edukatif dan kreatif. Salah satu aktivitas utama yang dilaksanakan adalah pembuatan karya seni ecoprint dengan memanfaatkan limbah organik dan anorganik.
Sebanyak 50 murid PAUD Sadar Lingkungan bersama 45 orang tua serta tenaga pendidik mengikuti kegiatan dengan antusias. Anak-anak diperkenalkan pada teknik ecoprint pounding, yakni mentransfer pigmen warna alami dari dedaunan dan bunga ke media kain perca atau pakaian bekas menggunakan palu kayu. Untuk menjaga ketahanan warna, hasil karya kemudian melalui proses penguncian warna menggunakan larutan tawas.
Kepala Sekolah PAUD Sadar Lingkungan, Santi Sainyakit, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari metode pembelajaran terpadu yang diterapkan di sekolah.
“Darling Recycle Creative Day tidak hanya melatih kreativitas anak, tetapi juga mengasah motorik halus serta memperkuat interaksi positif antara anak dan orang tua melalui kegiatan kolaboratif,” ujarnya.

Guru PAUD Sadar Lingkungan, Nilci Angelica, menambahkan kurikulum sekolah dirancang untuk menanamkan nilai kepedulian lingkungan secara berkelanjutan.
“Kami membiasakan anak-anak memilah dan mendaur ulang sampah dalam aktivitas sehari-hari sebagai bagian dari pembentukan karakter peduli lingkungan,” jelasnya.
Salah satu orang tua murid, Hasni Sidik, mengapresiasi metode pembelajaran luar ruang kelas yang dinilai membuat anak lebih antusias.
“Pendekatan belajar langsung seperti ini membuat anak-anak lebih mudah memahami pentingnya menjaga lingkungan,” ungkapnya.
Sementara itu, AFT Manager AFT Pattimura, Febri Nur Faizin, menegaskan kegiatan ini selaras dengan komitmen perusahaan dalam mendukung pendidikan dan keberlanjutan lingkungan.
“Kami berharap kegiatan ini membangun kesadaran lingkungan sejak dini serta mendorong PAUD Sadar Lingkungan menjadi contoh bagi institusi pendidikan lain dalam mengimplementasikan edukasi daur ulang secara kreatif, aplikatif, dan berkelanjutan,” tutupnya. (***/SA01)








