JKN Hadir Berikan Perlindungan Kesehatan, Antonia: “Saya Merasa sangat Terbantu”

MANOKWARI, SURYA ARFAK – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kembali menunjukkan perannya sebagai solusi utama dalam memberikan akses layanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas bagi masyarakat Indonesia. Sejak pertama kali diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan, program ini telah menjangkau jutaan penduduk, termasuk mereka yang tinggal di wilayah terpencil. Dengan cakupan kepesertaan yang luas dan sistem pelayanan yang terus diperkuat, JKN menjadi tumpuan masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Manfaat itu turut dirasakan oleh Antonia Heipon (29), peserta JKN segmen Pekerja Penerima Upah Penyelenggara Negara (PPU PN). Ia mengisahkan bahwa dirinya sempat mengalami nyeri hebat pada bagian perut disertai muntah dan kondisi fisik yang melemah. Melihat situasi yang semakin memburuk, keluarga kemudian membawa Antonia ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Bhayangkara Polda Papua Barat.

“Awalnya saya kira hanya masuk angin biasa. Tapi menjelang malam kondisi semakin buruk, tubuh gemetar, kepala pusing, dan saya tidak kuat berdiri. Rasanya sangat sakit. Bersyukurnya saya punya kartu JKN, jadi ketika tiba di IGD saya langsung ditangani,” ujar Antonia.

Sesampainya di IGD, tenaga medis segera memberikan penanganan cepat. Antonia mengaku terkesan dengan kecepatan dan respons petugas dalam menangani kondisi darurat yang dialaminya.
“Saya langsung dibantu dan tidak dipersulit. Petugas hanya meminta KTP dan kartu JKN. Rasanya lega karena saya langsung mendapatkan perawatan,” tambahnya.

Selama menjalani pengobatan, Antonia tidak perlu mengeluarkan biaya perawatan. Ia merasa sangat terbantu karena prosedur pelayanan JKN mengutamakan keselamatan pasien, terutama dalam situasi gawat darurat yang membutuhkan tindakan segera.

“Saya benar-benar merasakan manfaat JKN, baik dari kemudahan akses maupun kualitas layanan. Seluruh proses pengobatan berjalan lancar. Saya bersyukur menjadi peserta JKN dan berterima kasih kepada BPJS Kesehatan yang memberi perlindungan serta rasa aman,” ucapnya.

Antonia berharap program ini tetap berjalan dan mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Menurutnya, iuran yang dibayarkan setiap bulan bukan sekadar untuk diri sendiri, tetapi juga membantu sesama peserta yang sedang membutuhkan layanan kesehatan.

“Prinsip program ini adalah gotong royong. Ketika kita sehat dan tetap membayar iuran, sebenarnya kita sedang membantu peserta lain yang sakit. Saya bangga bisa ikut berkontribusi,” tutupnya. (SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *