Manokwari, SURYA ARFAK – Wakil Bupati Pegunungan Arfak (Pegaf), Marinus Mandacan, mewakili Bupati Pegaf menyerahkan surat permohonan kepada Menpan RB.
Surat permohonan itu tentang afirmasi formasi CPNS 2024 yang kosong atau tidak diisi pelamar agar ada optimalisasi formasi. Dengan demikian, mereka yang tidak lulus SKB bisa diakomodir dalam formasi yang kosong tersebut.
“Supaya status mereka bisa dinyatakan lulus sesuai aspirasi yang disampaikan kepada Bupati Pegaf melalui Kepala BKPSDM,” kata Marinus.
Saat menyerahkan dokumen tersebut, Marinus didampingi Sekda Pegaf, Ever Dowansiba. Marinus berharap pencari kerja yang tidak lulus SKB untuk bersabar.
“Mohon kesabarannya, pasti ada jalan keluar untuk kalian dan kami mohon dukungan doanya,” ujarnya.

Sementara untuk mereka yang tidak lulus SKD, menurut Marinus, Pemkab Pegaf juga sudah berusaha menyampaikannya ke Menpan RB.
Namun sesuai UU ASN, kata dia, yang tidak lulus SKD tidak bisa dilakukan optimalisasi, sehingga akan diusulkan di formasi berikutnya.
Berkaitan dengan surat permohonan yang disampaikan kepada Menpan RB, dia berharap sebelum berakhirnya masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Pegaf, formasi tambahan sudah bisa diserahkan kepada Pemkab Pegaf untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.
Dia menambahkan bahwa ada 277 formasi kosong, sedangkan yang diusulkan sesuai peserta yang tidak lulus SKB sebanyak 230 peserta.
“Inj menunggu surat penetapan Menpan langsung diangkat untuk usul NIP karen mereka sudah ikut tes SKD dan SKB. Tidak perlu untuk ikut tes ulang lagi,” tukasnya.(SA01)








