MANOKWARI, SURYA ARFAK – Kabupaten Manokwari mendapatkan tambahan Dana Alokasi Umum (DAU) dari Pemerintah Pusat sebesar Rp14 miliar lebih. Tambahan anggaran tersebut akan dimasukkan dalam pembahasan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026.
Wakil Bupati Manokwari, H. Mugiyono, mengatakan tambahan DAU tersebut patut disyukuri meskipun nilainya dinilai masih belum sesuai dengan kebutuhan daerah.
“Walaupun kecil, kita dapat. Rp14 miliar lebih,” ungkap Mugiyono, Selasa (11/8).
Menurutnya, Pemkab Manokwari sebelumnya berharap mendapatkan tambahan DAU yang lebih besar. Hal tersebut mengingat Manokwari merupakan ibu kota Provinsi Papua Barat dan memiliki jumlah penduduk yang cukup besar.
“Sebenarnya Pemkab Manokwari berharap mendapat lebih dari angka itu karena Manokwari adalah ibu kota provinsi dan jumlah penduduknya lebih banyak,” ujarnya.
Namun, Mugiyono memahami bahwa pemerintah pusat memiliki sejumlah pertimbangan dalam menentukan alokasi tambahan DAU bagi setiap daerah. Karena itu, Pemkab Manokwari menerima tambahan anggaran tersebut dan akan mengoptimalkannya sesuai kebutuhan daerah.
“Tetapi mungkin karena ada pertimbangan lain dari pusat, kita terima apa yang dikasih,” katanya.
Terkait pemanfaatannya, Mugiyono mengatakan tambahan DAU tersebut akan diarahkan untuk membiayai kebutuhan daerah yang dinilai paling prioritas.
“Yang jelas dari hitungan kita masih kurang, tapi kita nanti yang paling prioritas dulu,” jelasnya.
Dia menambahkan, penggunaan tambahan DAU tersebut akan dibahas dan dimasukkan dalam APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026.
“Nanti di pembahasan APBD Perubahan kita akan masukkan,” pungkasnya. (SA01)








