JKN Tanggung Perawatan Malaria, Valentino Tak Keluar Biaya

MANOKWARI, SURYA ARFAK – Valentino Narsiso (39), warga Kabupaten Manokwari, merasakan langsung manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) saat menjalani pengobatan penyakit malaria di Rumah Sakit Bhayangkara Lodewijk Mandacan.

Valentino mengisahkan, awalnya ia mengalami kondisi tubuh yang sangat lemah, disertai sakit kepala berat dan menggigil tanpa henti. Karena kondisi terus memburuk, ia memutuskan mendatangi Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk mendapatkan pemeriksaan medis.

“Pada saat itu kondisi tubuh saya terasa sangat lemah dan tidak bertenaga. Saya juga mengalami sakit kepala yang cukup berat serta menggigil terus-menerus, sehingga memutuskan pergi ke IGD,” ujarnya.

Setibanya di rumah sakit, dokter segera melakukan pemeriksaan fisik dan pengambilan sampel darah. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Valentino positif malaria, sehingga ia harus menjalani rawat inap untuk mendapatkan perawatan intensif dan pemantauan medis.

Malaria merupakan penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk dan dapat menimbulkan gejala seperti demam, menggigil, serta kondisi tubuh yang lemah. Jika tidak ditangani dengan baik, penyakit ini berisiko menyebabkan komplikasi serius.

Selama menjalani perawatan, Valentino mengaku merasakan manfaat besar dari Program JKN. Selain memperoleh pelayanan medis yang cepat dan responsif, seluruh biaya pengobatan ditanggung sehingga ia dapat fokus pada proses pemulihan.

“Saya merasa sangat bersyukur dan terbantu. Dokter dan perawat memberikan pelayanan dengan sabar dan profesional. Kondisi ruang rawat inap juga bersih dan nyaman sehingga saya merasa benar-benar diperhatikan,” katanya.

Sebagai peserta segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK), Valentino mengaku dirinya dan keluarga tidak pernah mengalami kesulitan dalam mengakses layanan kesehatan melalui Program JKN.

Menurutnya, kehadiran jaminan kesehatan memberikan rasa aman bagi masyarakat, terutama di daerah yang masih rentan terhadap berbagai penyakit menular, termasuk malaria.

Pengalaman tersebut semakin meyakinkannya bahwa kepesertaan JKN merupakan kebutuhan penting yang harus dimiliki setiap warga untuk mengantisipasi risiko kesehatan yang dapat datang sewaktu-waktu.

“Kita tidak pernah tahu kapan sakit datang. Karena itu, memiliki perlindungan kesehatan sangat penting. Saya sudah merasakan sendiri manfaatnya. Semoga program ini terus berjalan dan semakin baik agar semua masyarakat bisa mendapatkan layanan kesehatan yang layak tanpa khawatir soal biaya,” tutupnya. (SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *