Bupati Hermus Lepas 88 Jamaah Calon Haji Manokwari, Titip Doa untuk Daerah

MANOKWARI, SURYA ARFAK – Bupati Manokwari, Hermus Indou bersama Wakil Bupati Mugiyono secara resmi melepas 88 jamaah calon haji asal Kabupaten Manokwari yang akan menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci. Para jamaah tergabung dalam Kloter 25 Papua Barat dan dilepas pada Selasa (5/5).

Dalam sambutannya, Bupati Hermus Indou menitipkan harapan kepada para jamaah agar turut mendoakan Kabupaten Manokwari selama berada di Tanah Suci. Ia berharap daerah tersebut senantiasa berada dalam perlindungan dan ridho Allah SWT, serta dijauhkan dari berbagai bencana, baik alam maupun sosial.

Selain itu, Hermus juga meminta doa agar pembangunan di Manokwari diberkahi dan seluruh visi-misi pemerintah daerah dapat terwujud, sehingga masyarakat dapat hidup rukun, damai, dan menjunjung nilai-nilai moderasi.

“Doakan kami sebagai pemimpin daerah agar diberikan petunjuk, kekuatan, dan keikhlasan dalam mengemban amanah rakyat,” ujarnya.


Hermus turut mendoakan seluruh jamaah agar dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur serta menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Sementara itu, Wakil Bupati Manokwari, H. Mugiyono mengingatkan para jamaah bahwa mereka adalah tamu Allah SWT, sehingga harus menjaga sikap dan perilaku selama menjalankan ibadah.

“Perjalanan ini cukup panjang, jadi ikuti arahan petugas dan pembimbing haji dengan baik agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar,” pesannya.

Ketua panitia pelepasan jamaah calon haji Kabupaten Manokwari, Abdul Sofar Olong, menjelaskan bahwa jumlah jamaah yang diberangkatkan sebanyak 88 orang, terdiri dari 30 laki-laki dan 53 perempuan.


Ia menambahkan, jamaah termuda berusia 22 tahun atas nama Yudistira Pandu Putra, sedangkan jamaah tertua berusia 75 tahun atas nama Sawali.

Setelah pelepasan, para jamaah dijadwalkan berkumpul pada 7 Mei di Masjid Ridwanul Bahri Fasharkan untuk mengikuti doa bersama, sebelum bertolak ke Bandara Rendani menuju Makassar.

Setibanya di Makassar, jamaah akan menginap satu malam dan pada 8 Mei masuk ke embarkasi. Selanjutnya, pada 9 Mei jamaah diberangkatkan menuju Mekkah.

Usai menunaikan seluruh rangkaian ibadah, jamaah dijadwalkan kembali dari Madinah ke Makassar pada 19 Juni, tiba 20 Juni, dan melanjutkan perjalanan ke Manokwari pada 21 Juni. (SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *