Tanda Tangan Nota Kesepahaman, UNIPA dan WWF Indonesia Program Papua Perkuat Kerja Sama Strategis

MANOKWARI, SURYA ARFAK – Universitas Negeri Papua (UNIPA) dan WWF Indonesia Program Papua resmi memperbarui kerja sama strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Kampus UNIPA, Manokwari, 16 April 2026.

Perpanjangan kerja sama ini menegaskan komitmen kedua pihak untuk melanjutkan kolaborasi yang telah terjalin sejak 2021 dalam mendukung konservasi alam dan pembangunan berkelanjutan di Tanah Papua.

Sejumlah program telah dijalankan dalam kemitraan tersebut, antara lain kajian Nilai Konservasi Tinggi (NKT), riset etnobiologi, penguatan pengelolaan ekosistem perikanan, tata kelola komoditas unggulan berkelanjutan, hingga dukungan penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah berbasis ekologi dan sosial budaya.

Kerja sama ini diharapkan tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi momentum memperkuat sinergi lintas sektor antara lembaga non-pemerintah dan perguruan tinggi, khususnya dalam bidang penelitian, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat sesuai Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Rektor UNIPA, Hugo Warami, menyambut baik kelanjutan kemitraan tersebut. Menurutnya, kerja sama ini mendukung penguatan publikasi riset yang saat ini menjadi fokus pengembangan kampus.

“UNIPA saat ini berada pada tahap penguatan publikasi jurnal. Kolaborasi dengan WWF membantu mendorong peningkatan publikasi, baik individu, tim, maupun antar lembaga,” ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan WWF Indonesia Program Papua, Wika A. Rumbiak, menyatakan bahwa perpanjangan MoU ini menjadi peluang memperluas dampak program yang inklusif dan berkelanjutan.

Ia menilai kontribusi dosen dan mahasiswa UNIPA selama ini telah memperkaya pendekatan WWF, terutama dalam memahami konteks sosial, budaya, dan ekologi di Papua.

“Kami berharap kemitraan ini tidak hanya menghasilkan publikasi ilmiah berkualitas, tetapi juga menginspirasi generasi muda untuk terlibat dalam aksi nyata yang berdampak,” katanya.

Dengan semangat kolaborasi, kedua pihak optimistis kemitraan ini akan terus berkembang dan semakin adaptif menghadapi tantangan ke depan melalui inovasi, pembelajaran, dan praktik berkelanjutan. (***/SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *