OJK dan Pemkab Fakfak Bersinergi Dorong Komoditas Pala sebagai Motor Ekonomi Daerah

FAKFAK, SURYA ARFAK – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Papua Barat dan Papua Barat Daya terus mendorong pengembangan ekonomi daerah melalui penguatan akses keuangan pada sektor unggulan, salah satunya komoditas pala di Kabupaten Fakfak.

Hal tersebut disampaikan Kepala OJK Papua Barat dan Papua Barat Daya, Budi Rahman, dalam Focus Group Discussion (FGD) strategi pengembangan pala untuk memperluas akses pembiayaan dan membuka peluang pasar ekspor yang digelar di Kantor OJK Papua Barat dan Papua Barat Daya di Fakfak, Kamis (16/4/2026.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Fakfak, organisasi perangkat daerah, akademisi, lembaga jasa keuangan, serta pelaku usaha di sektor perkebunan pala.

Budi Rahman menegaskan, terbitnya Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan memperkuat mandat OJK tidak hanya dalam pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan, tetapi juga dalam mendorong optimalisasi peran sektor tersebut bagi pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat dan berkelanjutan.

“Komoditas pala merupakan sektor basis dan unggulan Fakfak yang sangat potensial untuk dikembangkan sebagai fokus program pengembangan ekonomi daerah. OJK terus mendorong sektor jasa keuangan memperluas pembiayaan kepada pelaku usaha pala, sehingga pengembangan ekonomi hijau yang berkelanjutan dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Fakfak. Bupati Fakfak yang diwakili Pelaksana Harian Sekretaris Daerah, Zulfiqar W. Bauw, menyampaikan bahwa pala bukan sekadar komoditas, tetapi juga identitas ekonomi masyarakat Fakfak.

“Sinergi dan kolaborasi OJK bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Kabupaten Fakfak diharapkan dapat memperkuat pengembangan ekonomi daerah berbasis pala, sekaligus mengembalikan kejayaan rempah pala sebagai kebanggaan Bumi Satu Tungku Tiga Batu,” kata Zulfiqar.

Melalui sinergi antara OJK, pemerintah daerah, lembaga jasa keuangan, akademisi, dan pelaku usaha, diharapkan terbentuk ekosistem industri pala Fakfak yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Langkah ini diyakini tidak hanya meningkatkan akses pembiayaan dan daya saing ekspor, tetapi juga mendorong Fakfak menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan timur Indonesia berbasis komoditas unggulan daerah.

OJK juga berharap forum koordinasi dan FGD serupa dapat terus diperkuat, tidak hanya untuk pengembangan komoditas pala, tetapi juga komoditas unggulan lainnya sebagai bagian dari upaya memperluas akses keuangan dan memperkuat perekonomian daerah. (***/SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *