MANOKWARI, SURYA ARFAK – Tim Pembina Posyandu Kabupaten Manokwari kembali membangun dua Posyandu baru yang ditandai dengan peletakan batu pertama pada Senin (12/1/2026). Pembangunan ini merupakan bagian dari program revitalisasi Posyandu yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Manokwari.
Dua Posyandu yang mulai dibangun tersebut berada di wilayah Distrik Manokwari Selatan, masing-masing di Kampung Rouw dan Arfai 2. Sebelumnya, pada 10 Desember 2025, Tim Pembina Posyandu Kabupaten Manokwari telah membangun dua Posyandu di Distrik Manokwari Barat, yakni di Swapen dan belakang Pengadilan Negeri Manokwari.
Peletakan batu pertama dilakukan oleh Sekretaris Tim Pembina Posyandu Kabupaten Manokwari, Alexander Takdare, SKM, MKM, mewakili Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Manokwari. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Distrik Manokwari Selatan, Meliana Sayutan; perwakilan Puskesmas Sowi dan Maripi; lurah Sowi dan Andai; pemilik hak ulayat; serta masyarakat setempat.
Alexander Takdare menjelaskan, pembangunan dua Posyandu ini merupakan bagian dari rencana tahun 2025 untuk membangun 10 Posyandu. Namun karena keterbatasan anggaran, baru empat Posyandu yang dapat direalisasikan.
“Yang belum terlaksana di tahun 2025 akan dilanjutkan dan direalisasikan pada tahun 2026,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan Posyandu tidak hanya difokuskan di wilayah perkotaan, tetapi juga akan diperluas ke daerah lain. Meski perkotaan menjadi prioritas, keterbatasan lahan menjadi kendala sehingga pembangunan akan menjangkau beberapa distrik.
Selain membangun gedung, Pemkab Manokwari juga akan melengkapi Posyandu dengan sarana pendukung seperti meja, kursi, dan pengeras suara. Posyandu yang dibangun juga disesuaikan dengan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, yang mengatur enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), meliputi bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial.
“Posyandu ini tidak hanya melayani bayi dan balita, tetapi juga ibu hamil. Sudah disiapkan ruangan khusus untuk pelayanan ibu hamil,” jelas Alexander.
Ia berharap Posyandu tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Puskesmas dan kader Posyandu, sehingga pelayanan kesehatan ibu hamil tidak hanya terpusat di Puskesmas, tetapi juga dapat dilakukan di Posyandu.
Sementara itu, Kepala Distrik Manokwari Selatan, Meliana Sayutan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Manokwari, Febelina Indou, beserta jajaran atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat, khususnya anak-anak di Distrik Manokwari Selatan.
“Semoga pembangunan Posyandu ini bermanfaat bagi pelayanan kesehatan anak-anak dan ibu hamil di dua wilayah ini,” ujarnya.
Ia juga mengimbau kader Posyandu agar proaktif menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait pelayanan Posyandu, serta berharap pembangunan dapat berjalan lancar, selesai tepat waktu, dan segera diresmikan untuk melayani masyarakat. (SA01)








