TELUK BINTUNI, SURYA ARFAK — Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) Kabupaten Teluk Bintuni masa bakti 2026–2031 resmi dilantik dalam prosesi khidmat yang berlangsung di Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua DPD PWKI Provinsi Papua Barat, Febelina Wondiwoy, bertempat di Gedung Gereja GBI Alfa Omega Kampung Lama Teluk Bintuni. Momen ini menjadi awal tanggung jawab pelayanan bagi para pengurus dalam menggerakkan peran perempuan Kristen di daerah tersebut.
Dalam sambutannya, Febelina menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan awal pengabdian yang sesungguhnya sebagai panggilan iman yang menuntut ketulusan, keteguhan, dan kesetiaan dalam melayani.
“Pelantikan hari ini adalah momentum untuk menyalakan kembali nyala pelayanan. PWKI harus hadir sebagai terang dan garam—menghangatkan yang lemah, menguatkan yang rapuh, dan menjadi jawaban di tengah kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa sejak berdiri pada 28 Februari 1946, Persatuan Wanita Kristen Indonesia telah menjadi rumah besar bagi perempuan Kristen lintas denominasi, yang tidak hanya bertumbuh dalam iman, tetapi juga berperan aktif dalam kehidupan sosial, keluarga, dan masyarakat.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pengurus yang baru dilantik memikul amanah besar untuk menerjemahkan nilai-nilai organisasi ke dalam kerja nyata yang relevan dengan perkembangan zaman.
“Pelayanan tidak boleh berjalan di tempat. Ia harus hidup, tumbuh, dan menjawab kebutuhan. Pengurus PWKI harus melangkah dengan visi yang jernih, hati yang peka, serta semangat yang tak mudah padam,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Teluk Bintuni yang diwakili Asisten III Sekretariat Daerah Bidang Administrasi Umum, Yohanis Manobi, menyampaikan apresiasi atas peran PWKI sebagai bagian dari kekuatan sosial di daerah.
Ia menilai perempuan memiliki posisi penting, tidak hanya dalam keluarga, tetapi juga sebagai sumber kekuatan dan penuntun dalam kehidupan bermasyarakat.
“Perempuan Kristen adalah saksi hidup yang menghadirkan kasih dalam tindakan nyata. PWKI diharapkan terus melahirkan perempuan yang cakap, andal, dan religius, serta mampu menjadi berkat bagi lingkungan sekitarnya,” ujarnya.
Pemerintah daerah, lanjutnya, memandang PWKI sebagai mitra strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya perempuan, agar dapat berkontribusi aktif dalam berbagai bidang, baik sosial, pendidikan, ekonomi, maupun pelayanan kemasyarakatan.

Melalui momentum ini, ia berharap PWKI terus memperkuat perannya dalam mendukung pembangunan daerah menuju Teluk Bintuni yang SERASI, dengan mengedepankan semangat kebersamaan dan pelayanan nyata.
Pelantikan ini menjadi langkah awal bagi PWKI Kabupaten Teluk Bintuni untuk menghadirkan perempuan Kristen yang tangguh, berdaya, dan penuh kasih, sekaligus memperkuat nilai iman dan persatuan dalam kehidupan bermasyarakat. (SA01)








