PWI Papua Barat Siapkan Pelatihan Jurnalistik dan Literasi Konten Kreator, Tingkatkan Kapasitas Anggota

MANOKWARI, SURYA ARFAK – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Papua Barat kembali menyiapkan program peningkatan kapasitas sumber daya manusia bagi para anggotanya melalui pelatihan jurnalistik dasar hingga penguasaan keterampilan literasi konten kreator.

Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung dalam waktu dekat sebagai respons terhadap perkembangan dunia informasi yang semakin dinamis seiring pesatnya kemajuan teknologi digital.

Ketua PWI Papua Barat, Bustam, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk menjaga dan meningkatkan kualitas jurnalistik di Papua Barat. Menurutnya, wartawan saat ini tidak hanya dituntut mampu menulis berita secara akurat dan berimbang, tetapi juga harus memahami perkembangan media digital dan etika bermedia.

“Dunia kewartawanan saat ini terus berubah. Tidak cukup hanya mampu menulis berita yang akurat dan berimbang. Wartawan masa kini juga dituntut memahami bagaimana menyajikan informasi yang menarik, mudah dipahami, dan tetap patuh pada kaidah jurnalistik. Itulah mengapa kami menggabungkan materi jurnalistik dengan literasi konten kreator,” kata Bustam, Rabu (14/10).

Pelatihan akan mencakup sejumlah materi, antara lain prinsip dasar jurnalistik, teknik penulisan berita yang akurat dan berimbang, etika jurnalistik, kode etik wartawan, verifikasi fakta, serta pencegahan penyebaran berita bohong atau hoaks.

Peserta juga akan mendapatkan materi dasar pembuatan konten kreatif dan edukatif, termasuk pemahaman mengenai literasi digital, pengelolaan informasi secara bijak, serta tanggung jawab sebagai konten kreator agar tidak melanggar hukum maupun hak cipta.

Bustam menegaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar meningkatkan kemampuan teknis wartawan, tetapi juga memperkuat peran pers sebagai salah satu sumber informasi yang benar dan dapat dipercaya masyarakat.

“Kami ingin wartawan di Papua Barat tidak hanya mampu bersaing secara nasional, tetapi juga menjadi teladan dalam menyajikan informasi yang mendidik, membangun, dan menyatukan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, penguasaan literasi konten kreator juga diharapkan membuat wartawan semakin kreatif dalam menyajikan informasi sehingga berita dan informasi penting dapat lebih mudah diterima berbagai kalangan, termasuk generasi muda.

Pelatihan ini sekaligus diharapkan menjadi ruang mempererat silaturahmi antarwartawan, memperkuat kolaborasi, serta menumbuhkan semangat belajar dan berkembang bersama di tengah perubahan teknologi informasi.

“Peningkatan kompetensi tidak pernah berhenti. Semoga melalui pelatihan ini, terlahir wartawan yang semakin profesional, berintegritas, dan adaptif terhadap perkembangan zaman, demi terwujudnya informasi yang benar, terang, dan bermanfaat bagi masyarakat Papua Barat dan Indonesia pada umumnya,” pungkasnya.

Informasi mengenai jadwal, tempat dan pendaftaran pelatihan akan disampaikan PWI Papua Barat melalui saluran komunikasi resmi organisasi dalam waktu dekat. (SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *