MANOKWARI, SURYA ARFAK – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Muaythai Papua Barat, Daniel Paul F. Mapahai, menyampaikan bahwa hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Muaythai se-Indonesia yang digelar pada 10 April 2026 akan menjadi dasar evaluasi organisasi di tingkat daerah.
Dalam keterangannya, pria yang akrab disapa Renold ini menegaskan bahwa sesuai Anggaran Dasar dan Rumah Tangga (AD/ART) organisasi, seluruh hasil Rakernas akan segera ditindaklanjuti melalui pembahasan internal guna memperkuat tata kelola Muaythai di Papua Barat.
“Kami akan menjadikan hasil Rakernas ini sebagai bahan evaluasi di daerah, sekaligus mendorong percepatan pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) untuk menghadirkan kepengurusan yang definitif,” ujar Renold, Senin (13/4/2026).
Renold menjelaskan, setelah terbentuknya kepengurusan definitif, pihaknya akan langsung fokus pada pembinaan atlet, peningkatan kualitas wasit dan juri, serta penyelenggaraan event yang lebih rutin dan terstruktur.
“Kami ingin Muaythai tidak hanya berkembang sebagai olahraga prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari industri olahraga. Artinya, semua yang terlibat bisa merasakan manfaat, mulai dari atlet, wasit, perangkat pertandingan, hingga masyarakat melalui perputaran ekonomi dari setiap kegiatan,” jelasnya.
Ia juga berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah, pihak swasta, serta seluruh masyarakat agar Muaythai di Papua Barat dapat berkembang secara profesional dan berkelanjutan.
“Ke depan, kami ingin Muaythai benar-benar hidup dan memberi dampak luas, tidak hanya di arena pertandingan, tetapi juga bagi kesejahteraan masyarakat,” tutupnya. (SA01)








