MANOKWARI, SURYA ARFAK – Orangtua siswa mengapresiasi kepala sekolah dan guru-guru SMPN 1 Manokwari yang penuh dedikasi membimbing anak-anak selama tiga tahun hingga dinyatakan lulus.
Hal itu disampaikan perwakilan orangtua murid lulusan SMPN 1 Manokwari tahun pelajaran 2024/2025, Febelina Indou Wondiwoy, pada penamatan dan pelepasan lulusan SMPN 1 Manokwari, Senin (2/6/2025).
“Kami terharu dan bersyukur menyaksikan putra-putri hari ini kami berdiri di ambang pintu masa depan mereka. Tiga tahun di SMPN 1 Manokwari telah menjadi perjalanan penting dalam membentuk karakter, disiplin, semangat belajar anak-anak kami,” ungkap Febelina.
Menurut Febelina, orangtua menyaksikan perubahan besar pada anak-anak dari yang dulu masih malu-malu saat masuk kelas VII, kini tumbuh menjadi remaja matang, lebih percaya diri, dan lebih siap untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi yaitu SMA.
“Semua ini tidak terlepas dari peran guru-guru yang dengan sabar, penuh dedikasi, dan penuh kasih sayang membimbing anak-anak kami. Untuk itu, kami sampaikan rasa hormat kiranya Tuhan memberkati bapak kepala sekolah dan dewan guru SMPN 1 Manokwari menjadi berkat dalam mempersiapkan generasi emas kabupaten Manokwari,” ungkapnya.
Kepada para lulusan, Febelina mengingatkan bahwa lulus dari SMPN 1 Manokwari bukanlah akhir tapi awal dari perjalanan panjang. Ingatlah bahwa perjuangan tidak sampai di sini, dunia di luar sana menanti langkah yang lebih besar. Untuk itu, teruslah belajar, hormati orangtua, guru, dan jadilah anak-anak yang membawa nama baik sekolah, sekolah, dan daerah.
“Kami juga berpesan jangan takut gagal. Setiap kegagalan adalah pelajaran dan setiap keberhasilan adalah buah dari usaha, belajar yang keras dan doa. Tetaplah rendah hati dan andalkan Tuhan dalam perjalanan hidup,” tukasnya.
Perwakilan lulusan, Israel Indou, menyampaikan terima kasih kepada Tuhan Yesus karena atas penyertaan-Nya dia dan teman-temannya dapat melewati tiga tahun ini dengan baik.
“Kami sangat bangga dan senang dengan bapak dan ibu guru yang luar biasa sudah membimbing kami dengan baik dan sudah mengajar dengan sangat baik,” katanya.
Menurut Israel, terkadang mereka membuat guru marah. Guru juga kadang memarahi mereka, namun disadari bahwa itu semua demi masa depan mereka.
“Kami senang dapat menerima segala nasihat dan arahan yang membentuk karakter kami, sehingga bisa menjadi siswa dan siswi yang baik. Maka dari itu saya mengucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu guru yang sudah menjaga kami,” katanya.
Dia juga berterima kasih kepada orangtua yang telah memberikan mereka kesempatan belajar di SMPN 1 Manokwari dan terus mendukung dalam setiap aktivitas dan kegiatan yang silakukan.
“Pesan kepada teman-teman, kita harus terus belajar meraih impian kita dan jangan pernah menyerah. Kita harus bisa menjadi generasi emas bagi daerah dan bangsa,” tandasnya. (SA01)








