MANOKWARI, SURYA ARFAK – Anggota DPR Papua Barat, Nakeus Muid, meminta Mohammad Lakotani tidak memonopoli dengan maju memperebutkan jabatan Ketua Umum KONI Papua Barat.
Menurutnya, Lakotani yang saat ini menjabat sebagai Wakil Gubernur Papua Barat sebaiknya fokus menjalankan tugas pemerintahan dan organisasi yang dipimpinnya.
“Beliau kita sudah percaya sebagai Wakil Gubernur Papua Barat. Selain itu ada di sejumlah organisasi seperti Pramuka dan PMI,” kata Nakeus, Minggu (23/8).
Karena itu, Nakeus meminta Lakotani tidak memanfaatkan jabatan yang saat ini diemban untuk memonopoli kepemimpinan di organisasi-organisasi lainnya.
“Sebaiknya fokus pada jabatan yang ada saat ini. Jangan memanfaatkan jabatan ini memonopoli organisasi,” tegasnya.
Nakeus menilai jabatan Ketua Umum KONI Papua Barat sebaiknya diberikan kepada figur lain sehingga terjadi pemerataan dan keadilan dalam kepemimpinan organisasi olahraga di daerah tersebut.
“Kita tidak melarang, tapi lebih baik kalau kita kasih kesempatan kepada orang lain untuk memimpin KONI,” ujarnya.
Menurut dia, KONI Papua Barat harus menjadi rumah bersama bagi seluruh insan olahraga. Karena itu, proses pemilihan pemimpin KONI perlu memberikan kesempatan yang adil kepada berbagai pihak yang memiliki kemampuan untuk memajukan olahraga.
Nakeus juga menekankan pentingnya memberikan ruang kepada anak-anak Papua, khususnya anak-anak Arfak, yang memiliki kemampuan, integritas, pengalaman, dan komitmen untuk membangun olahraga di tanah Papua Barat.
“Ini bukan soal menutup pintu bagi siapa pun, tapi ini tentang memberikan ruang yang layak kepada anak negeri untuk menjadi tuan di atas tanahnya sendiri,” pungkasnya. (SA01)








